Didorong Sektoral, Rilis BPS dan Mayoritas Saham, IHSG Menguat
Monday, April 15, 2019       13:19 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat 0,46 persen ke level 6.435 pada akhir perdagangan sesi I, Senin (15/4). Sejak dibuka perdagangan tadi pagi di posisi 6.426, IHSG konsisten berada di jalur hijau dengan level tertinggi 6.441 dan terendah 6.415.
Penguatan IHSG ini ditopang oleh penguatan 202 saham dan juga rilis BPS yang menyatakan perdagangan periode Maret 2019 surplus. Sementara penguatan IHSG sedikit tertahan lantaran ada 155 emiten yang melemah dan 135 emiten stagnan. Namun begitu di tengah penguatan IHSG dan juga neraca perdagangan yang positif, nilai tukar rupiah justru anjlok 0,21 persen menjadi Rp14.063 per USD.
Seluruh sektor juga mendukung penguatan IHSG dengan dipimpin oleh sektor properti dan industri dasar yang sama-sama menguat 1,08 persen menjadi 481 untuk properti dan 846 untuk sektor industri dasar. Kemudian sektor konsumer menguat 0,31 persen menjadi 2.549, sektor pertambangan menguat 0,01 persen menjadi 1.798, dan sektor manufaktur menguat 0,52 persen menjadi 1.590.
Dilanjutkan sektor perkebunan menguat 0,21 persen menjadi 1.486, aneka industri menguat 0,34 persen menjadi 1.304, keuangan menguat 0,44 persen menjadi 1.286, infrastruktur menguat 0,26 persen menjadi 1.142 dan perdagangan menguat 0,47 persen menjadi 815.
Emiten teraktif yaitu dengan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp145,34 miliar, Rp137,78 miliar, Rp96,68 miliar, Rp70,39 miliar, dan Rp55,62 miliar. Sementara itu dari Indeks Kompas100, emiten yang menjadi top gainers adalah (4,27 persen), (3,80 persen), (3,75 persen), (3,49 persen), dan (3,36 persen).
Sedangkan emiten yang jalan di tempat adalah , , , dan . Kemudian yang menjadi top losser adalah (-3,67 persen), (-2,68 persen), (-2,56 persen), (-1,97 persen), dan (-1,91 persen).
Dari market statistik, investor asing dominan memborong saham senilai Rp190,13 miliar (nett buy) dengan volume 2,18 juta lot. Adapun saham yang paling banyak diincar adalah senilai Rp75,2 miliar sebanyak 18,7 juta lembar saham, Rp85,9 miliar sebanyak 6,7 juta lembar dan Rp156,1 miliar sebanyak 5,6 juta lembar.
(Marjudin)

Sumber : admin
3,590
0.0 %
0 %

0

BidLot

0

OffLot