Dolar Menguat, Harga Logam Mulia Relatif Stabil
Thursday, December 07, 2017       14:57 WIB

Ipotnews - Harga emas relatif stabil di pasar Asia, Kamis petang, di tengah penguatan dolar AS, diperdagangkan dalam level terendah dua bulan awal pekan ini.
Harga emas di pasar spot hampir tidak berubah di posisi USD1.263,21 per ounce pada pukul 04.06 GMT, demikian laporan Reuters, Kamis (7/12). Emas menandai titik terendah sejak 6 Oktober di level USD1.260,71 pada perdagangan Selasa.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat relatif flat di posisi USD1.265,70 per ounce.
Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya, Kamis, didorong optimisme anggota parlemen Amerika membuat kemajuan terkait legislasi reformasi perpajakan yang terus tumbuh.
Anggota Senat dari Partai Republik sepakat untuk berbicara dengan DPR mengenai RUU pajak, di tengah tanda-tanda awal bahwa legislator dapat menjembatani perbedaan mereka dan menyepakati RUU final menjelang batas waktu 22 Desember.
Harapan bahwa reformasi pajak akan mendorong pertumbuhan ekonomi cenderung membebani permintaan aset safe haven seperti emas.
Analis INTL FCStone, Edward Meir, mengatakan emas bisa bergerak sedikit lebih rendah menjelang pertemuan Federal Reserve, pekan depan,k karena investor cemas menantikan kebijakan bank sentral Amerika itu.
Pasar secara luas mengantisipasi kenaikan suku bunga oleh The Fed minggu depan dan menantikan prospek untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut pada 2018.
Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang cenderung mendongkrak nilai tukar dolar AS, di mana logam mulia tersebut dihargakan.
"Emas akan terus berada di bawah tekanan mengingat kenaikan suku bunga kenaikan, apresiasi dolar AS dan data makro Amerika yang kuat," ucap analis Argonaut Securities, Helen Lau.
Harga emas di pasar spot siap menembus support USD1.262 per ounce, dan jatuh ke level support berikutnya di USD1.250, menurut analis teknikal Reuters, Wang Tao.
Sementara itu, harga perak turun 0,1 persen menjadi USD15,95 per ounce, setelah mencapai titik terendah sejak pertengahan Juli di sesi sebelumnya, yakni USD15,88 per ounce. Sedangkan platinum menguat 0,1 persen menjadi USD902,50 per ounce. (ef)



Sumber : Admin