Ekuitas Terkatrol Data China, Emas Jatuh ke Level Terendah Satu Pekan
Monday, April 15, 2019       16:03 WIB

Ipotnews - Harga emas jatuh ke level terendah lebih dari satu pekan, Senin, karena data China yang solid dan tanda-tanda positif terkait negosiasi perdagangan AS-China mendorong ekuitas dan menghilangkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.
Harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD1.286,92 per ounce pada pukul 14.40 WIB, setelah menyentuh USD1.286,15 per ounce, level terendah sejak 5 April, di awal sesi, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (15/4). Emas berjangka Amerika Serikat turun 0,4 persen menjadi USD1.289,70 per ounce.
"Harga emas jatuh karena membaiknya data ekonomi makro yang mendukung pelaku pasar untuk mengambil risiko," kata Margaret Yang, analis CMC Markets, Singapura.
Di antara sejumlah faktor yang membebani harga emas adalah kredit yang lebih baik dari perkiraan dan angka pertumbuhan ekspor dari China, awal yang positif untuk musim laporan keuangan di Amerika Serikat, dan harapan resolusi sengketa perdagangan AS-China, tutur Yang.
Saham Asia mendekati tingkat tertinggi sembilan bulan setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan dia berharap pembicaraan perdagangan AS-China mendekati putaran akhir dan di tengah data ekspor China yang kuat.
Emas, yang biasanya dianggap sebagai lindung nilai (hedging) terhadap ketidakpastian ekonomi dan politik, tertekan bersama dengan yen Jepang ketika sentimen risiko muncul kembali.
Yen melayang mendekati level terendah tahun ini di tengah tanda-tanda stabilisasi dalam perekonomian China.
Data bea cukai China, Jumat, menunjukkan ekspor meningkat 14,2 persen dari tahun sebelumnya pada periode Maret, pertumbuhan terkuat dalam lima bulan.
Logam kuning itu sekarang dapat menyentuh kembali level terendah 4 April di posisi USD1.280,59 per ounce, menurut analis teknikal Reuters, Wang Tao.
Gambaran ekonomi Amerika yang lebih kuat akhir-akhir ini juga mengurangi daya tarik logam tersebut yang tidak memberikan imbal hasil, dengan data AS Jumat lalu menunjukkan harga impor melampaui ekspektasi dan sentimen konsumen terlihat stabil.
Namun, spekulan meningkatkan taruhan bullish mereka di emas COMEX dalam pekan hingga 9 April, menurut Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka ( CFTC ) AS, Jumat.
Logam lainnya, harga platinum di pasar spot tidak berubah di posisi USD886,30 per ounce sedangkan palladium turun 0,3 persen menjadi USD1.367,67 per ounce. Perak melemah 0,1 persen menjadi USD14,94 per ounce. (ef)

Sumber : Admin