Emiten Batu Bara Singgung Tambang Mineral EBT, Saham Rp 34 Melejit 288%
Saturday, December 13, 2025       11:01 WIB

JAKARTA, investor.id -Emiten batu bara PT Black Diamond Resources Tbk () mengungkap rencana menjajaki peluang di bidang pertambangan mineral.
Hal tersebut terungkap dari paparan publik insidentil yang digelar perseroan pada Rabu, 10 Desember 2025.
"Perseroan berencana menjajaki peluang di bidang pertambangan mineral yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan (EBT)," terang manajemen Black Diamond Resources sebagaimana diungkap dalam laporan hasil paparan publik insidentil.
Namun, manajemen emiten batu bara Sujaka Lays itu menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan.
Mereka juga menyebutkan bahwa untuk kinerja perseroan di tahun 2025 ini memang perseroan mengalami adanya perubahan cuaca yang sangat ekstrim terutama di daerah Kalimantan Tengah yang curah hujannya melebihi dari curah hujan pada tahun-tahun sebelumnya.
"Sehingga membuat rencana produksi tidak dapat melebihi target perseroan di tahun 2025, namun untuk di tahun 2026 perseroan akan lebih siap untuk menghadapi dan dengan harapan cuaca membaik dan harga batu bara juga membaik sehingga kinerja operasional maupun kinerja keuangan perseroan lebih baik dari pada tahun 2025," sebut manajemen Black Diamond.
Sampai dengan semester I-2025, perseroan mencatatkan penjualan Rp 162,94 miliar dan laba bersih Rp 17,36 miliar. Menurun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dengan penjualan Rp 222,2 miliar dan laba bersih Rp 26,43 miliar.
Sementara itu, saham Black Diamond Resources ditutup di level Rp 132 (+3,12%) pada perdagangan Jumat (12/12/2025). Saham berkode diserbu. Sebanyak 1,81 miliar saham diperdagangkan, frekuensi 101.637 kali, dan nilai transaksi Rp 250,36 miliar.
Dalam periode empat bulan terakhir, saham Black Diamond Resources terbang 288,23% alias mencetak bagger dari Rp 34 perak.

Sumber : investor.id