AI News - Harga emas spot jatuh 1,2% menjadi US$4.070,98 per ons pada Senin 13 Juli 2026, dipicu konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran serta spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, menyebabkan penurunan signifikan pada pasar logam mulia.
Poin Penting
- Harga emas spot turun 1,2% menjadi US$4.070,98 per ons pada 13 Juli 2026.
- Harga perak turun 2,1% menjadi US$58,64 per ons pada hari yang sama.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,2%, menambah tekanan pada emas.
- Hedge fund mengurangi posisi beli bersih emas menjadi 114.854 kontrak pada pekan berakhir 7 Juli.
- Konflik AS.
Mengapa Konflik AS-Iran Menyebabkan Penurunan Harga Emas?
Konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan 11-12 Juli 2026 menurunkan harga emas karena meningkatkan harga energi dan memperkuat dolar AS. Kompas mencatat bahwa serangan kedua pihak memicu lonjakan harga minyak, sementara US Central Command menyatakan operasi untuk menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, menambah ketidakpastian pasar energi. Bloomberg Technoz menambahkan bahwa ketegangan tersebut memperkuat ekspektasi The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat, yang biasanya menekan logam mulia. Penguatan dolar, tercermin dalam kenaikan 0,2% pada Bloomberg Dollar Spot Index, membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan turun. Akibat gabungan faktor-faktor ini, harga emas spot tercatat turun 1,2% menjadi US$4.070,98 per ons.
Bagaimana Kekhawatiran Suku Bunga Tinggi The Fed Memengaruhi Sentimen Emas?
Kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama menurunkan daya tarik emas karena logam mulia tidak menghasilkan imbal hasil. Menurut risalah rapat The Fed yang dirilis pada Juni, sejumlah anggota sempat mempertimbangkan kenaikan suku bunga meski akhirnya diputuskan untuk mempertahankan level saat ini; hal ini menandakan kebijakan moneter tetap ketat. Kompas melaporkan bahwa pejabat Fed semakin fokus pada tekanan inflasi yang dipicu lonjakan harga energi, sementara kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja mulai mereda. Bloomberg Technoz menyoroti bahwa kesaksian Ketua Fed Kevin Warsh di depan Kongres pada 14 Juli akan menjadi penentu arah kebijakan selanjutnya, sehingga pasar emas berada dalam zona sensitif. Karena suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang memegang aset non-yielding, investor beralih ke instrumen yang memberikan hasil, memperburuk penurunan harga emas.
Apa Dampak Penurunan Posisi Beli Bersih Hedge Fund Terhadap Harga Emas?
Penurunan posisi beli bersih hedge fund menjadi 114.854 kontrak pada pekan berakhir 7 Juli menandakan berkurangnya dukungan spekulatif pada emas. Bloomberg Technoz melaporkan data CFTC tersebut, yang menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan minggu-minggu sebelumnya ketika hedge fund masih menumpuk posisi bullish. Dengan berkurangnya permintaan beli dari pelaku institusional, tekanan jual menjadi lebih dominan, memperkuat tren penurunan yang telah terlihat sejak harga emas turun di bawah US$4.000 per ons pada November 2025. Kombinasi ini memperkuat persepsi pasar bahwa emas berada dalam fase koreksi setelah reli tiga tahun, dan meningkatkan volatilitas harga di minggu-minggu mendatang. Investor harus memperhatikan perubahan posisi tersebut sebagai indikator kemungkinan lanjutan tekanan ke bawah pada logam mulia.
Sumber : AI News