IHSG Berpotensi Teruskan Pelemahan, Akumulasi Enam Saham Ini
Friday, October 12, 2018       07:59 WIB

Ipotnews - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan akhir pekan ini diperkirakan melanjutkan tren penurunan, setelah kemarin anjlok 2,02 persen ke level 5.702.
Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, indikator MACD berada di area negatif, sedangkan stochastic dan RSI berada di area netral.
"Terlihat pola downward bar yang mengindikasikan ada potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG , sehingga berpeluang menuju area support," ujar Nafan, di Jakarta, Jumat (12/10).
Dia menyebutkan, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.666 dan 5.629, sedangkan resisten pertama dan kedua di posisi 5.742 dan 5.782.
Dengan demikian, jelas Nafan, adanya potensi koreksi lanjutan pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi enam saham berikut:
1. PT Adaro Energy Tbk (), Daily (Rp1.720) (RoE: 9,17%; PER: 9,86x; EPS: 175,90; PBV: 0,90x; Beta: 0,48). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.700-1.730, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.750, 1.810, 1.860, 2.070, 2.280 dan 2.490. Support: Rp1.650.
2. PT Bank Central Asia Tbk (), Daily (Rp22.725) (RoE: 16,02%; PER: 25,32x; EPS: 936,14; PBV: 4,11x; Beta: 1,02). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp22.600-22.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp23.150, 23.750, 24.125, 24.425 dan 25.700. Support: Rp22.600 dan 22.175.
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (), Daily (Rp6.725) (RoE: 14,29%; PER: 8,36x; EPS: 803,96; PBV: 1,19; Beta: 1,83). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp6.650-6.750, dengan target harga secara bertahap di area Rp6.850, 7.250 dan 7.975. Support: Rp6.600.
4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (), Daily (Rp2.910) (RoE: 17,10%; PER: 12,02x; EPS: 243,84; PBV: 2,05x; Beta: 1,69). Terlihat pola bullish hammer candle mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.870-2.910, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.950, 3.080, 3.170, 3.290, 3.570 dan 3.840. Support: Rp2.870 dan 2.740.
5. PT Timah Tbk (), Daily (Rp690) (RoE: 5,48%; PER: 15,01x; EPS: 45,98; PBV: 0,83x; Beta: 0,97). Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp675-690, dengan target harga di level Rp730. Support: Rp660.
6. PT Wijaya Karya Tbk (), Daily (Rp1.270) (RoE: 6,79%; PER: 11,18x; EPS: 114,94; PBV: 0,76x; Beta: 1,65). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.260-1.280, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.330, 1.400, 1.460, 1.715, 1.965 dan 2.220. Support: Rp1.210. (Budi/ef)

Sumber : Admin
3,020
-2.3 %
-70 %

54,278

BidLot

3,102

OffLot