- IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 8.900-9.000, dengan resistance di level 8.970 dan 9.000.
- Penguatan IHSG masih terjaga meski terdapat tekanan jual dari saham-saham new blue chips; pola downtrend belum terkonfirmasi.
- Strategi disarankan Buy on Weakness, dengan saham rekomendasi: , , dan .
Ipotnews - Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan kembali bergerak variatif dalam kencenderungan menguat, setelah kemarin berhasil rebound di penghujung transaksi dan ditutup naik 0,72 persen ke level 8.948.
Penguatan IHSG pada perdagangan Selasa (13/1) ditopang kenaikan 348 saham, sedangkan 327 saham terpantau menurun dan ada 131 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi tercatat Rp33,54 triliun atau merosot dibandingkan sehari sebelumnya Rp40,1 triliun.
Berdasarkan analisis organisasi research and trading saham, WH Project, IHSG telah membentuk resistance di level 8.970 dan belum menunjukkan tanda-tanda mengalami downtrend meski tekanan jual banyak datang dari sejumlah saham new blue chips.
"Kami memproyeksikan, hari ini IHSG bergerak mixed dalam range 8.900-9.000," kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Rabu (14/1).
William mengungkapkan, IHSG berpeluang rebound dan pergerakannya akan berhadapan dengan resistance 8.970, serta resistance kedua di posisi 9.000. "Tekanan jual besar datang dari saham-saham new blue chips. Disarankan untuk lebih berhati-hati dan lebih mengutamakan strategi Buy on Weakness," ujarnya.
Untuk perdagangan hari ini, kata William, WH Project merekomendasikan trader agar mengoleksi saham , , dan . (Budi/AI)
Sumber : Admin