Indo Premier: IHSG Variatif Cenderung Melemah, Berikut Sentimennya...
Thursday, May 16, 2019       08:54 WIB

Ipotnews - Menguatnya indeks bursa global seiring dengan meredanya kekhawatiran investor setelah adanya rencana Presiden Amerika Donald Trump yang akan menunda penerapan tarif impor otomotif hingga 6 bulan diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG . Namun, tertekannya nilai tukar rupiah seiring defisit neraca perdagangan pada bulan April sebesar US$2,5 miliar diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
" IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan rentang support di level 5.905 dan resistance di 6.050," tegas Tim Analis Indo Premier Sekuritas, Kamis (16/5).
Pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari WIB tadi, indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat didorong oleh laporan dari Bloomberg News yang menyatakan bahwa Presiden Amerika Donald Trump berencana akan menunda pemberlakuan tarif impor otomotif hingga 6 bulan. Dow Jones membukukan penguatan +115 poin (+0,45%) pada level 25.648, S&P 500 naik +16 poin (+0,58%) pada level 2.850 dan Nasdaq bertambah +87 poin (+1,13%) pada level 7.822. Sementara itu EIDO melemah -0,49 poin (-2,06%) pada level 23,25.
Pagi ini bursa Asia dibuka melemah dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dibuka melemah -29 poin (-0,20%) pada level Rp14.463.
Berikut rekomendasi saham Indo Premier:
1. (Buy on Weaknesss, Support: Rp9.425, Resist: Rp2.820)
2. (Buy on Weakness, Support: Rp25.000, Resist: Rp25.800)
3. (Buy on Weakness, Support: Rp2.590, Resist: Rp2.640)
4. (Buy, Support: Rp1.620, Resist : Rp1.680)

Sumber : admin
1,780
0.0 %
0 %

1

BidLot

738

OffLot