Inflasi Pekan Pertama Desember Tercatat Sebesar 0,3 Persen: Bank Indonesia
Friday, December 07, 2018       15:10 WIB

Ipotnews - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan Bank Indonesia (BI), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada pekan pertama Desember 2018 sebesar 0,3 persen dibanding bulan sebelumnya (month-to-month), sehingga besaran inflasi setahun terakhir (year-to-year) sebesar 2,81 persen.
"Untuk pekan pertama Desember 2018 inflasi sebesar 0,3 persen, sedangkan pada November 0,27 persen. Kami akan terus melakukan survei sampai pekan keempat," kata Deputi gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat (7/12).
Jika hingga pekan keempat Desember 2018 laju inflasi bisa bertahan sebesar 0,3 persen, kata Mirza, maka hingga akhir tahun ini inflasi akan berada di bawah 3 persen.
Mirza menyebutkan, kenaikan harga pada pekan pertama di bulan ini terjadi pada telur ayam ras sebesar 8,5 persen, bawang merah sebesar 6,6 persen, wortel sebesar 11,6 persen dan kacang panjang sebesar 7,1 persen. "Yang agak menurun adalah ikan basah sebesar 0,32 persen," imbuhnya.
Guna menjaga stabilitas inflasi untuk tetap berada di bawah 3 persen hingga akhir 2018, BI akan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat maupun Daerah melalui Tim Penanggulangan Inflasi (TPI).
"Ini memang penting sekali, karena mendekati akhir tahun dan mendekati Natal, biasanya belanja memang lebih banyak. Aktivitas ekonomi juga lebih tinggi, sehingga memang perlu menjaga inflasi barang-barang makanan," papar Mirza.
Apabila laju inflasi bisa terjaga, maka BI bisa lebih fokus mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi suku bunga. "Situasi ekspor-impor barang dan jasa yang masih defisit di tengah suku bunga yang meningkat, bisa menimbulkan volatilitas kurs yang lebih besar," jelasnya. (Budi)

Sumber : Admin