Inovisi Infracom berbenah demi rencana relisting
Tuesday, February 13, 2018       19:22 WIB

JAKARTA. PT Inovisi Infracom belum mengurungkan niatnya untuk kembali menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan berniat mencatatkan sahamnya kembali (relisting) setelah terkena penghapusan paksa (forced delisting) pada tahun lalu.
Dimas Anugrah, Direktur Sekaligus Sekretaris Perusahaan Inovisi mengatakan, saat ini perusahaan tengah menyiapkan sejumlah proyek setidaknya untuk tahun 2018 hingga 2019. Sehingga, kinerja perusahaan yang dulu berkode saham INVS itu bakal kembali terdongkrak.
"Project dalam pipeline, sehingga juga bisa mendukung rencana relisting tahun ini," ujar Dimas kepada Kontan.co.id, Selasa (13/2).
Dimas belum bersedia memerinci proyek apa yang akan diikuti perusahaan. Dia hanya memastikan, Inovisi tengah berupaya memenuhi persyaratan relisting. Beberapa penyesuaian juga dilakukan mengingat adanya beberapa perubahan kebijakan pemerintah.
Asal tahu saja, perusahaan jasa sistem infrastruktur itu mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada Juli 2009 silam. Kala itu, Inovisi melepas 320 juta saham atau setara dengan 34,78% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaannya saat itu Rp 125 per saham. Seluruh dananya digunakan untuk ekspansi bisnis.
Sepanjang perjalanan Inovisi sebagai perusahaan tercatat, sahamnya sempat melambung hingga Rp 2.575 per saham pada 28 Juni 2013, sebelum akhirnya Bursa Efek Indonesia (BEI) mensuspensi saham perusahaan.
Beberapa waktu kemudian, saham Inovisi sempat terkapar hingga ke level Rp 117. Bursa kembali menjatuhkan suspensi pada 13 Februari 2015. Suspensi dilakukan juga atas dasar penyajian laporan keuangan kuartal III-2014.
Sejak saat itu, suspensi saham INVS tak kunjung dibuka. Sehingga, BEI memutuskan untuk melakukan forced delisting saham INVS .

http://investasi.kontan.co.id/news/inovisi-infracom-berbenah-demi-rencana-relisting

Sumber : KONTAN.CO.ID