Investor Nantikan Pertemuan The Fed dan ECB, Emas Relatif Stabil
Monday, June 11, 2018       16:05 WIB

Ipotnews - Emas relatif, Senin petang, dengan investor menantikan pertemuan kebijakan bank sentral utama dan KTT Amerika Serikat-Korea Utara, pekan ini, untuk menentukan arah.
Harga emas di pasar spot stabil USD1.297,75 per ounce pada pukul 07.19 GMT, sementara emas berjangka Amerika untuk kontrak pengiriman Agustus tercatat 0,1 persen lebih rendah pada posisi USD1.301,60 per ounce, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (11/6).
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,2 persen menjadi 93,381.
"Pasar dibuka sesuai dugaan, relatif tenang menjelang sejumlah peristiwa minggu ini dan sepenuhnya mengabaikan Presiden Trump Presiden yang kurang bersahabat di KTT G7," ujar Stephen Innes, Kepala Perdagangan Asia/Pasifik di OANDA, sambol menambahkan bahwa dengan risiko geopolitik terlihat moderat, itu akan menjadi The Fed dan ECB yang akan memandu nasib emas dalam jangka pendek.
Presiden Trump membuang upaya G7 untuk menunjukkan front persatuan ke dalam kekacauan setelah mengecam Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, menambahkan dia mungkin akan melipatgandakan tarif impor dengan menyasar industri otomotif yang sensitif.
Komite Pasar Terbuka Federal ( FOMC ) Federal Reserve akan memulai pertemuan dua hari, Selasa, yang diperkirakan menaikkan suku bunga Amerika. Pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan juga dijadwalkan pekan ini.
Pasar juga mencermati pertemuan bersejarah antara Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di Singapura, Selasa.
Emas diperdagangkan dalam kisaran yang sangat ketat dan pelaku pasar menunggu langkah selanjutnya, kata seorang pedagang yang berbasis di Hong Kong.
"Kita mempunyai katalis pertemuan FOMC yang akan datang dan pertemuan Trump dengan Kim Jong Un, jadi pasar hanya melihat apa yang terjadi. Jika ada risk aversion lebih baik, uang akan masuk ke emas," tutur pedagang itu.
Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, turun 0,46 persen menjadi 828,76 ton pada perdagangan Jumat, terendah sejak 22 Februari.
Logam mulia lainnya, perak naik 0,6 persen menjadi USD16,83 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi tujuh pekan, yakni USD16,93 pada awal sesi. Palladium turun 0,2 persen menjadi USD1.012,75 per ounce, sementara platinum menguat 0,7 persen menjadi USD907,90 per ounce. Platinum menyentuh tingkat tertinggi satu minggu USD910,50 pada awal sesi. (ef)

Sumber : Admin