Katalis Surplus Neraca Perdagangan Gagal Topang IHSG
Monday, June 24, 2019       13:02 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kurang merespon kinerja perdagangan Mei 2019 yang mencatatkan surplus siang ini. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan neraca perdagangan surplus USD0,21 miliar untuk periode Mei 2019.
Sementara itu, di saat yang sama kinerja IHSG yang justru terkoreksi 0,09 persen menjadi 6.310 di akhir perdagangan sesi I, Senin (24/6). Sebanyak 174 emiten melemah, 190 emiten menguat dan 133 emiten stagnan.
Sebanyak empat sektor melemah dan enam sektor lainnya menguat. Meski mayoritas sektor menguat, namun karena lebih kecil nilainya tidak mampu mengimbangi pelemahan yang lebih besar. Sektor yang melemah yaitu konsumer sebesar 0,37 persen menjadi 2.410, manufaktur melemah 0,47 persen menjadi 1.495, aneka industri terkoreksi 0,67 persen menjadi 1.277 dan industri dasar 0,59 persen menjadi 767.
Sementara sektor yang menguat adalah perdagangan 0,11 persen menjadi 800, infrastruktur menguat 0,04 persen menjadi 1.194, properti menguat 0,15 persen menjadi 493, keuangan 0,03 persen menjadi 1.291, perkebunan menguat 2,40 persen menjadi 1.453 dan pertambangan 0,08 persen menjadi 1.644.
Emiten yang tercatat paling aktif hingga siang ini adalah dengan nilai transaksi sebesar Rp145,4 miliar, Rp127,73 miliar, Rp114,75 miliar, Rp19,38 miliar dan Rp1767 miliar. Sementara emitan yang terkuat dari indeks Kompas100 yaitu (18,08 persen), (8,86 persen), (7,32 persen), (4,47 persen), (3,85 persen).
Sedangkan emiten yang stagnan nilai sahamnya diantaranya adalah , , , dan . Kemudian emiten dengan nilai saham terkoreksi paling dalam adalah (-4,35 persen), (-3,56 persen), (-3,45 persen), (-3,11 persen), dan (-3,03 persen).
Dari statistik market, investor asing dominan membeli saham dengan nilai pembelian (nett buy) sebesar Rp33,40 miliar. Adapun volumenya sebanyak 5,57 juta lot. Kemudian saham-saham yang paling banyak diserbu asing adalah , , , dan .

Sumber : admin
4,310
0.7 %
30 %

35,695

BidLot

22,324

OffLot