Kemenkeu Akan Tuntaskan Penerbitan Tiga Bond Valas Pada Paruh Pertama 2018
Friday, January 12, 2018       14:16 WIB

Ipotnews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menuntaskan penerbitan tiga instrumen obligasi global berdenominasi valuta asing (global bond valas) di sepanjang Semester I-2018. Langkah ini terkait potensi risiko dari perbaikan ekonomi AS dan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.
"Kami merencanakan semua instrumen valas diselesaikan di Semester I-2018. Kalau prefunding (obligasi untuk pembayaran anggaran) sudah dilakukan pada Desember 2017," ujar Direktur SUN Direktorat Jenderal Pembayaran dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu, Loto Srianita Ginting di Jakarta, Jumat (12/1).
Sehingga, jelas dia, saat ini ada tiga instrumen obligasi global valas yang akan diterbitkan pemerintah pada 2018, yakni Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk) berdenominasi valas, dual currency global bond dan Samurai bond. "Tiga ini kami rencanakan selesai di semester pertama," ucapnya.
Dia menilai, rencana penerbitan ketiga global bond valas di paruh pertama 2018 tersebut sejalan dengan penilaian Kemenkeu bahwa pada awal tahun ini bahwa permintaan pasar terhadap surat utang masih kuat. "Kelihatan demand lagi strong di awal tahun ini," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, keputusan untuk menerbitan SUN di Semester I-2018 sudah mempertimbangkan risiko global terkait tren perbaikan ekonomi dunia. "Selain itu juga ada rencana Fed funds rate akan naik tiga kali di 2018. Dan semua view-nya akan ada kenaikan tingkat bunga, karena pertumbuhan ekonomi global membaik," tuturnya Loto.
Lebih lanjut Loto menambahkan, rencana menerbitkan surat utang valas itu juga terkait dengan rencana AS yang akan melakukan balance sheet. "Semua itu kami anggap berdasarkan assessment kami. Jadi, akan kami selesaikan semua di Semester I-2018," tegasnya.
(Budi)

Sumber : admin

berita terbaru
Wednesday, Apr 25, 2018 - 20:10 WIB
PT Chandra Asri Siap Bagi Dividen 30% Laba 2017
Wednesday, Apr 25, 2018 - 19:24 WIB
IHSG Anjlok 149,785 Poin
Wednesday, Apr 25, 2018 - 19:10 WIB
Pelemahan Ringgit Malaysia Bebani Harga CPO
Wednesday, Apr 25, 2018 - 18:43 WIB
Stabilitas Industri Jasa Keuangan Tetap Terjaga: OJK
Wednesday, Apr 25, 2018 - 18:33 WIB
ASII Bantah Akan Lepas Saham Pada Bank Permata