- Rupiah ditutup menguat 152 poin atau 0,85% ke level Rp17.708 per dolar AS pada Senin (15/6), didorong sentimen positif rencana kesepakatan damai AS-Iran.
- Pengamat pasar Ariston Tjendra menilai prospek perdamaian AS-Iran menjadi faktor utama yang memicu penguatan nilai tukar rupiah hari ini.
- Kesepakatan damai AS-Iran dijadwalkan diteken di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni 2026, dengan kemungkinan dihadiri Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance.
Ipotnews - Rencana kesepakatan damai antara Amerika Serikat dengan Iran yang kabarnya akan segera diteken di Swiss pada 19 Juni 2026, mendorong nilai tukar rupiah terhadap dolar ditutup menguat drastis dalam perdagangan hari ini.
Mengutip data Bloomberg pada Senin (15/6) pukul 15.00 WIB, rupiah akhirnya ditutup di level Rp17.708 per dolar AS, menguat 152 poin atau 0,85% dibandingkan penutupan Jumat (12/6) yang berada di posisi Rp17.860 per dolar AS.
Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra, mengatakan penguatan kurs rupiah terjadi karena faktor utamanya kesepakatan damai antara AS dengan Iran. "Ini menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan kurs rupiah hari ini," kata Ariston saat dihubungi Ipotnews melalui WhatsApp Call hari ini.
Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan dirinya berencana menghadiri langsung seremoni penandatanganan kesepakatan damai antara AS dan Iran di Jenewa, Swiss, yang dijadwalkan pada 19 Juni mendatang.
Vance menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump juga mungkin hadir untuk seremoni penandatanganan tersebut. "Saya tentu berencana untuk berada di sana, tetapi ada kemungkinan Presiden sendiri akan hadir," kata Vance dalam wawancara telepon dengan Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, hari ini.
Pengumuman soal kesepakatan damai AS-Iran pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin pagi waktu setempat. Sharif mengatakan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai usai rentetan negosiasi intensif.
Dikatakan oleh Sharif bahwa dalam kesepakatan damai itu, baik Washington maupun Teheran menyatakan penghentian "segera dan permanen" untuk pertempuran di semua front, termasuk Lebanon.
"Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI," kata Sharif dalam pengumuman via media sosial X.(Adhitya/AI)
Sumber : admin