- Laba bersih naik 0,59% menjadi Rp3,58 triliun.
- Pendapatan operasional tumbuh 3,92%, sementara beban usaha meningkat 6,03%.
- Aset naik 3,58%, DPK tumbuh 3,86%, ekuitas meningkat 7,62%
Ipotnews - PT Bank Permata Tbk () menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang stabil, ditandai oleh kenaikan tipis laba bersih meskipun di tengah tekanan biaya operasional yang meningkat.
Mengutip laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Kamis (12/2), Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp3,58 triliun, naik tipis 0,59 persen dibandingkan Rp3,56 triliun pada 2024 (year on year/ yoy).
Kinerja pendapatan juga mencatat pertumbuhan. Total pendapatan operasional pada 2025 mencapai Rp12,56 triliun, meningkat 3,91 persen yoy dari Rp12,08 triliun tahun sebelumnya. Pendorong utama berasal dari peningkatan pendapatan transaksi dan keuntungan penjualan efek.
Namun, beban usaha tercatat juga meningkat sehingga cukup memberikan tekanan terhadap laba. Total beban operasional naik menjadi Rp7,93 triliun, tumbuh 6,02 persen yoy dari Rp7,48 triliun di 2024. Kenaikan beban ini terutama disebabkan peningkatan biaya pegawai serta beban umum dan administrasi.
Dengan demikian, laba usaha (laba sebelum pajak) hanya naik tipis menjadi Rp4,63 triliun, atau 0,49 persen yoy dibandingkan Rp4,60 triliun pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset tumbuh 3,58 persen yoy menjadi Rp268,34 triliun, dari sebelumnya Rp259,07 triliun.
Di sisi permodalan, ekuitas perseroan meningkat 7,62 persen yoy menjadi Rp45,85 triliun, dari Rp42,60 triliun tahun sebelumnya, mencerminkan posisi modal yang semakin kuat.
Dari sisi profitabilitas pemegang saham, laba per saham (EPS) tercatat tetap di level Rp99, sama dengan tahun 2024.(Marjudin/AI)
Sumber : Admin