Laporan Kinerja Perusahaan Positif, Bursa Ekuitas Eropa Melambung
Thursday, July 22, 2021       04:22 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa ditutup lebih tinggi, Rabu, setelah investor mencermati laporan keuangan kuartalan sejumlah emiten dan mengabaikan kekhawatiran seputar Covid-19.
Pan-European Stoxx 600 melambung 1,65% atau 7,36 poin menjadi 453,97, dengan saham  travel and leisure  melesat 3,7% untuk memimpin kenaikan ketika semua sektor dan bursa utama memasuki wilayah positif, demikian laporan   CNBC ,  di London, Rabu (21/7) atau Kamis (22/7) dini hari WIB.
Di Jerman, Indeks DAX melejit 1,36% atau 206,23 poin menjadi 15.422,50, FTSE 100 Inggris melonjak 1,7% atau 117,15 poin menjadi 6.998,28, CAC 40 Prancis meningkat 1,85% atau 117,63 poin menjadi 6.464,48, dan FTSE MIB Italia meroket 2,36% atau 568,28 poin menjadi 24.675,61.
Pasar di Eropa memperpanjang keperkasaan dari sesi sebelumnya, menyusul aksi jual tajam, Senin, karena  trader  khawatir varian Delta Covid-19 yang menyebar cepat dapat berdampak pada pemulihan ekonomi global.
Pasar saham Asia sebagian besar berakhir di zona hijau setelah data terbaru menunjukkan ekspor Jepang melambung 48,6% pada Juni dibandingkan tahun sebelumnya, lebih tinggi dari peningkatan 46,2% yang diprediksi sejumlah ekonom dalam jajak pendapat  Reuters. 
Laporan Keuangan
Di Eropa pada Rabu, laporan keuangan datang dari Daimler, SAP, Julius Baer dan Novartis, sementara Royal Mail merilis  trading update. 
Saham SAP anjlok 2,5% meski meningkatkan prospeknya untuk kedua kali tahun ini, ketika dorongan strategis menuju  cloud computing  mulai membuahkan hasil.
Di bagian bawah Stoxx 600, perusahaan bahan kimia Belanda, Corbion, merosot 8,4% setelah Barclays memangkas sahamnya menjadi "underweight."
Di bagian atas indeks tersebut, produsen peralatan outdoor dan transportasi Swedia, Thule Group, melonjak 12,2% setelah laporan laba kuartal kedua yang kuat.
Pengecer mode asal Inggris, Next, melesat 7,5% setelah mengalahkan proyeksi penjualan kuartal kedua dan perusahaan media Inggris, Future, naik 9,2% setelah menaikkan panduan setahun penuh.
Daimler mempertahankan prospek margin keuntungannya tidak berubah tetapi memperingatkan bahwa kekurangan semikonduktor global akan terus menekan penjualan mobil hingga 2022. Saham produsen mobil Jerman itu naik tipis. (ef)

Sumber : Admin