Lonjakan Kasus Covid-19 Dunia Tekan Rupiah ke Rp14.497
Friday, July 16, 2021       16:22 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.497 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Jumat (16/7) sore. Posisi ini melemah 15 poin atau 0,1 persen dari Rp14.482 persen pada Kamis (15/7).
Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.517 per dolar AS atau melemah dari Rp14.503 per dolar AS pada Kamis kemarin.
Rupiah melemah bersama yen Jepang minus 0,25 persen, baht Thailand minus 0,18 persen, ringgit Malaysia minus 0,17 persen, yuan China minus 0,09 persen, peso Filipina minus 0,06 persen, rupee India minus 0,04 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,02 persen.
Sedangkan mata uang Asia lainnya berada di zona hijau. Won Korea Selatan menguat 0,14 persen dan dolar Singapura 0,01 persen.
Sebaliknya, mayoritas mata uang utama negara maju justru menguat dari dolar AS. Hanya franc Swiss yang melemah 0,17 persen.
Sisanya, euro Eropa menguat 0,01 persen, dolar Kanada 0,22 persen, poundsterling Inggris 0,22 persen, dolar Australia 0,24 persen, dan rubel Rusia 0,4 persen.
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dan mayoritas mata uang Asia terjadi karena tekanan penambahan jumlah kasus covid-19 di dunia, di mana dua negara tertinggi berada di kawasan ini, yaitu Indonesia dan India.
"Masih karena kenaikan jumlah kasus," ucap Lukman kepada CNNI ndonesia.com.
Sementara di jajaran negara maju, pasar masih belum mendapat sinyal perubahan kebijakan moneter dari bank sentral AS, The Federal Reserve. Hal ini membuat dolar AS cenderung melemah dari mata uang utama negara maju.

Sumber : CNNINDONESIA.COM