Menkeu Klaim Pos Anggaran untuk Tambah Subsidi Solar Sudah Ada
Thursday, July 12, 2018       15:22 WIB

Ipotnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa masih ada pos anggaran belanja pemerintah untuk merealisasikan rencana penambahan subsidi solar menjadi Rp2.000 per liter.
"Pemerintah akan menaikkan (subsidi solar) dari Rp500 per liter menjadi Rp2.000 per liter. Itu dialokasikan berdasarkan pos yang ada," ujar Sri Mulyani ketika ditanya terkait anggaran untuk menaikkan subsdi bahan bakar minyak (BBM) di Gedung DPR Jakarta, Kamis (12/7).
Sri Mulyani menjelaskan, kondisi APBN 2018 secara keseluruhan akan terpengaruh oleh pergerakan indikator makro yang tidak sejalan dengan asumsi sebelumnya. "Dari sisi penerimaan maupun belanja, pasti ada beberapa indikator makro yang bergerak," ujarnya.
Menkeu mengatakan, pergerakan indikator makro yang tidak sejalan dengan asumsi di APBN 2018 ada pada indikator terkait harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Sementara itu, jelas dia, UU APBN 2018 telah mengamanatkan agar belanja negara bisa teralokasikan. "Menteri energi (Menteri ESDM , Ignasius Jonan) sudah menyampaikan ke Komisi VII DPR. Nanti, Komisi VII yang akan menetapkan kenaikan dari Rp500 menjadi Rp2.000 per liter," tuturnya.
Kemarin (11/7), saat ditemui usai Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR, Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan besaran subsidi solar menjadi Rp2.000 per liter. "Postur keseluruhan APBN 2018 masih bisa dipertahankan dengan baik," ucapnya.
Dia mengaku, Kemenkeu akan tetap mempertahankan postur APBN 2018, meski pemerintah menaikkan subsidi solar. "Bahkan, kami juga mengakomodasi beberapa tambahan belanja, seperti untuk Asian Games dan kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya mendesak," tegas Menkeu. (Budi)

Sumber : admin