Pandangan Optimistis The Fed Angkat Dolar, Harga Emas Jeblok
Thursday, September 17, 2020       13:42 WIB

Ipotnews - Harga emas merosot, Kamis siang, karena dolar menguat setelah The Fed melukiskan gambaran pemulihan ekonomi yang menguntungkan, tetapi berhenti menawarkan sinyal konkret tentang stimulus lebih lanjut.
Harga emas di pasar spot turun 0,88% menjadi USD1.941,99 per ounce pada pukul 13.24 WIB, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Kamis (17/9). Sementara, emas berjangka Amerika Serikat tergelincir 1,06% menjadi USD1.949,60 per ounce.
"Investor di seluruh Asia-Pasifik mungkin tidak terinspirasi oleh pertemuan FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal) tadi malam, di mana bank sentral tampaknya enggan menambahkan stimulus di tengah membaiknya fundamental," kata Margaret Yang, analis DailyFx.
"Hal ini menyebabkan dolar AS lebih kuat, dan harga emas melemah," kata dia.
Indeks Dolar (Indeks DXY) melesat ke level tertinggi lebih dari satu pekan terhadap sekeranjang pesaingnya setelah Federal Reserve, Rabu, mengisyaratkan pihaknya memperkirakan pemulihan ekonomi Amerika dari krisis virus korona akan berakselerasi, dengan tingkat pengangguran turun lebih cepat dari ekspektasi bank sentral itu pada Juni.
Sementara, Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter stabil dan sedikit meng- upgrade  pandangannya tentang ekonomi, menunjukkan bahwa tidak diperlukan ekspansi stimulus segera untuk memerangi pandemi virus korona.
Menawarkan emas beberapa dukungan, The Fed berjanji untuk mempertahankan suku bunga mendekati level nol sampai inflasi berada di jalur untuk "secara moderat melebihi" target inflasi 2% "untuk beberapa waktu."
Suku bunga yang lebih rendah menurunkan  opportunity cost  memegang emas yang tidak memberikan hasil. Emas juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
"Suku bunga yang lebih rendah untuk waktu yang lebih lama, pelonggaran kuantitatif lanjutan oleh bank sentral dan posisi fiskal AS yang berpotensi menurunkan dolar terus menjadi faktor pendukung jangka panjang bagi harga emas yang lebih tinggi," kata Jeffrey Halley, analis OANDA.
Logam lainnya, perak anjlok 1,5% menjadi USD26,82 per ounce, platinum merosot 2,3% menjadi USD946,10 per ounce dan paladium menyusut 1,3% menjadi USD2.367,49 per ounce. (ef)

Sumber : Admin