Pasar "Wait And See" Pertemuan Trump-Kim Jong Un, Bursa Tokyo Naik Tipis
Monday, June 11, 2018       15:47 WIB

Ipotnews - Saham Jepang mencatatkan penguatan terbatas, Senin, karena melakukan aksi wait and see menjelang pertemuan Amerika-Korea Utara, terlebih lagi trader memandang lebih menguntungkan bertransaksi di bursa berjangka.
Indeks patokan Nikkei ditutup naik 0,5 persen menjadi 22.804, sedangkan Topix meningkat 0,3 persen menjadi 1.786, namun volume transaksi tercatat hanya 1,1 miliar saham, terendah dalam dua pekan terakhir, demikian laporan Reuters, di Tokyo, Senin (11/6).
Saat ini para pejabat Amerika dan Korea Utara mengadakan pertemuan di Singapura untuk membicarakan upaya mempersempit perbedaan, sebelum menggelar KTT bersejarah terkait langkah mengakhiri kebuntuan nuklir di Semenanjung Korea.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dan Presiden Donald Trump tiba di Singapura, Minggu, untuk menghadiri pertemuan tatap muka pertama yang sebelumnya menjadi musuh sejak Perang Korea 1950-1953.
"Dana terlihat ditransaaksikan di bursa berjangka, karena mereka mengharapkan hasil positif dari KTT tersebut," kata analis Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities, Norihiro Fujito. "Mereka terlihat membeli produk berjangka dan menjual yen," ujar Fujito.
Pada pukul 96.36 GMT, dolar AS menguat 0,5 persen menjadi 110,04 yen, sehingga mengangkat saham sejumlah emiten berorientasi ekspor, seperti Honda Motor Co dan Panasonic Corp yang masing-masing meningkat 1,7 persen dan 1,1 persen.
Pada pekan ini, sejumlah analis mengatakan, secara keseluruhan perdagangan tetap tenang, karena investor menunggu peristiwa ekonomi penting lainnya, seperti pengumuman kenaikan suku bunga Federal Reserve, Rabu mendatang.
Selain itu, kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan mendiskusikan rencana penghentian program pembelian obligasi, akhir tahun ini. Sebagian analis juga mengatakan bahwa kekhawatiran perang dagang global akan berlanjut setelah Trump menunjukkan perselisihan dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.
Pada bursa saham Jepang, saham yang tercatat defensif ada pada sektor makanan dan produsen obat, seperti Ajinomoto Co menguat 2,2 persendan Kikkoman Corp melesat 2,3 persen serta Otsuka Holdings meningkat 1,2 persen. (Budi/ef)

Sumber : Admin