Peran Dealer Partisipan dalam Reksa Dana ETF - [3]
Friday, November 24, 2017       14:18 WIB

Apakah yang Dimaksud dengan Dealer Partisipan?
Pemodal dapat menjual kembali atau membeli Unit Penyertaan ETF di Bursa Efek seperti membeli atau menjual saham-saham biasa. Dalam hal ini, Pemodal dapat membeli atau menjual unit penyertaan ETF melalui perantara atau pedagang Efek mana pun di Bursa yang dipilihnya. Tetapi, jika Pemodal ingin membeli atau menjual kembali unit penyertaan ETF dalam jumlah besar, biasanya Pemodal akan membeli atau menjual kembali unit penyertaan ETF itu kepada Manajer Investasi. Jumlah besar di sini adalah satu Unit Kreasi atau lebih. Sebagai contoh, untuk R-LQ45X, satu unit kreasi sama dengan 100.000 unit penyertaan.
Jika pemodal telah menetapkan untuk membeli atau menjual kembali Unit Penyertaan ETF miliknya dalam satuan unit kreasi (dalam hal ETF R-LQ45X, kelipatan 100.000 unit penyertaan) kepada Manajer Investasi, selanjutnya pemodal harus menghubungi Dealer Partisipan. Berbeda dengan Reksa Dana biasa, Pemodal tidak dapat membeli atau menjual kembali unit penyertaan miliknya secara langsung kepada Manajer Investasi.
Pemodal ETF tidak dapat membeli Unit Penyertaan (dalam satuan Unit Kreasi) secara langsung kepada Manajer Investasi karena pembelian dan penjualan kembali unit penyertaan dilakukan secara in-kind, artinya pembelian dan penjualan unit penyertaan ETF tidak dilakukan secara tunai tetapi melalui tukar menukar Unit Kreasi ETF dengan sekeranjang saham-saham yang nilainya sama.
Dealer Partsipan sendiri adalah perusahaan perantara dan pedagang Efek yang telah bekerja sama dengan Manajer Investasi untuk melakukan jual dan beli unit penyertaan ETF (dalam satuan Unit Kreasi).
Bagaimana Dealer Partisipan dapat mempengaruhi likuiditas ETF di Bursa?
Kemampuan Dealer Partisipan untuk menciptakan (create) dan melunasi (redeem) unit penyertaan akan mempertahankan unit penyertaan berada di sekitar nilai pasar wajarnya (di sekitar iNAB). Misalnya, jika demand atas Unit Penyertaan ETF meningkat, maka harga Unit Penyertaan akan berada di atas NAB nya. Pada saat itulah Dealer Partisipan akan masuk dan menciptakan Unit Penyertaan baru sehingga menambah suplai Unit Penyertaan dan nilai Unit Penyertaan akan kembali ke sekitar nilai pasar wajarnya.
Sebaliknya, misalkan demand atas Unit Penyertaan berkurang sehingga harga Unit Penyertaan berada di bawah nilai pasar wajarnya (berada di bawah iNAB). Dealer Partisipan yang menyadari hal tersebut akan melakukan pelunasan (redemption) sehingga jumlah unit penyertaan berkurang dan harganya kembali pada sekitar nilai pasar wajarnya (sekitar iNAB).
Jadi, peran Dealer Partisipan di sini ada dua. Pertama, membantu Pemodal yang ingin membeli (atau menjual kembali) Unit Penyertaan (dalam satuan Unit Kreasi). Kedua, mempertahankan harga Unit Penyertaan ETF selalu berada di sekitar nilai pasar wajarnya dengan cara menciptakan (create) Unit Penyertaan ETF baru apabila harga Unit Penyertaan ETF berada jauh di atas iNAB, dan melunasi (redeem) Unit Penyertaan ETF lama apabila harga Unit Penyertaan ETF berada jauh di bawah iNAB.
(Fredy R. Sumendap, CFA)

Sumber : IPOT