Perang Dagang dan Komoditas Beri Tekanan Negatif, IHSG Bakal Melemah: Indo Premier
Monday, May 13, 2019       09:00 WIB

Ipotnews - Masih belum pastinya penyelesaian perang dagang antara Amerika dan China serta melemahnya beberapa komoditas seperti minyak mentah, minyak sawit dan batubara diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu tekanan terhadap nilai tukar rupiah juga akan menambah sentimen negatif untuk IHSG hari ini, Senin (13/5).
" IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan rentang support di level 6.175 dan resistance di 6.245," tegas Tim Analis Indo Premier Sekuritas dalam catatan risetnya pagi ini.
Pada perdagangan akhir pekan lalu indeks di bursa Wall Street ditutup menguat seiring dengan meredanya kekhawatiran investor setelah adanya pernyataan dari Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa pembicaraan dagang dengan China masih akan terus berlanjut serta tetap solidnya hubungan Trump dengan Presiden China Xi Jinping.
Menurut laporan dari CNBC , Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa negosiasi dagang dengan China berlangsung positif dan Wakil Perdana Menteri China Liu He juga mengatakan bahwa pembicaraan dagang berjalan dengan cukup baik.
Dow Jones membukukan kenaikan +114 poin (+0,44%) pada level 25.942, S&P 500 naik +10 poin (+0,37%) pada level 2.881 dan Nasdaq bertambah +6 poin (+0,08%) pada level 7.916. Sementara itu EIDO menguat +0,08 poin (+0,33%) pada level 24,29.
Adapun pagi ini bursa Asia dibuka melemah dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dibuka melemah tipis -8 poin (+0,06%) pada level Rp14.335.
Berikut rekomendasi saham Indo Premier:
1. (Buy, Support: Rp1.900, Resist: Rp1.990)
2. (Buy, Support: Rp2.150, Resist: Rp2.260)
3. (Buy on Weakness, Support: Rp5.475, Resist: Rp5.725)
4. (Buy, Support: Rp4.070, Resist : Rp4.170)

Sumber : admin
4,160
-1.4 %
-60 %

44,964

BidLot

19,829

OffLot