Rupiah Melemah, Indonesia Bisa Genjot Ekspor
Tuesday, March 13, 2018       20:44 WIB

Jakarta: ?Pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS (USD) terus melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pelemahan yang terjadi karena faktor eksternal dari Amerika Serikat, bukan datang dari internal dalam negeri.
Meskipun diprediksi pelemahan rupiah akan terus terjadi Analis Forex Time Lukman Otunuga menyatakan, masih ada peluang menarik yang dapat diambil, seperti menggenjot ekspor untuk sektor komoditas yang sangat melimpah di Indonesia.
"Mengingat melemahnya rupiah investasi di Indonesia bagus lakukan riset tapi Indonesia unggul di komoditas sawit tembaga timah. Dengan melemahnya rupiah ekspor komoditas menjadi lebih menarik," kata ?Lukman, saat berbincang santai dengan media di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.
Dari sisi lain, bilang dia, pelemahan rupiah yang terjadi juga akan distabilkan oleh pemerintah lewat Bank Indonesia (BI), dengan ?menahan suku bunga yang masih di level 4,25 persen. Sehingga kondisi pasar tak terlalu bergejolak.
"BI pertahankan keadaan yang ada terutama yang masih bagus seperti tingkat suku bunga BI sebesar 4,25 persen dan sudah dinyatakan ke publik mereka menginginkan stabilitas pasar," jelas Lukman.
Walaupun posisi rupiah yang melemah, dia melihat, negeri Indonesia masih menjadi perhatian investor, terutama yang datang dari luar. Hal itu karena sektor infrastruktur sedang digenjot oleh pemerintah. Dana pembangunan sektor ini datang dari dana belanja pemerintah.
"Proyeksi naik terus. Lebih mencerminkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. Melihat naiknya belanja pemerintah dan naiknya investasi Indonesia. Maka mereka memandang Indonesia masih positif," tutur Lukman.
(SAW)

Sumber : METRONEWS.COM