Sektor Keuangan Bakal Jadi Primadona Di 2018, Ini Penjelasannya
Thursday, December 07, 2017       13:53 WIB

Ipotnews - Sepanjang 2017, sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang mengalami penguatan kinerja cukup tinggi. Tren penguatan saham-saham emiten perbankan masih akan berlanjut hingga tahun 2018 mendatang.
"Menguatnya harga komoditas, masih akan mendorong transaksi keuangan bagi seluruh pelaku pasar yang melakukan transaksi di instrumen pasar uang selain pasar komoditi. Kita ketahui bahwa rupiah saat ini berada di angka 13.500-13.550 per USD. Potensi menguatnya rupiah, akan menjadi salah satu dampak positif bagi kinerja perbankan," ujar Analis Danareksa Sekuritas, Lucky Bayu Purnomo kepada Ipotnews di Jakarta, Kamis (7/12).
Selain terdorong oleh kinerja rupiah terhadap US dolar, emiten perbankan juga terdampak sentimen positif dari isu holdingisasi BUMN perbankan.
"Proses pembentukan holding perbankan itu dapat mendorong kinerja likuiditas dan kinerja aset dari seluruh instrumen perbankan. Karena empat bank digabung, otomatis jumlah aset akan meningkat dan diharapkan mencapai target utama yaitu meningkatkan likuiditas," tuturnya.
Selanjutnya, kata Lucky, sistem cashless atau pembayaran non tunai yang gencar dikampanyekan Bank Indonesia bersama pemerintah, juga akan berdampak signifikan terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada produk-produk perbankan.
Meski dana yang mengendap pada kartu pembayaran non tunai tidak bisa disebut sebagai Dana Pihak Ketiga (DPK), namun dengan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan kartu non tunai milik suatu lembaga perbankan, maka hal itu juga dianggap menguntungkan bagi perbankan. Kebiasaan memakai kartu pembayaran non tunia, akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan jasa perbankan dalam untuk menyimpan uangnya.
"Sistem cashless akan mendorong arus uang beredar. Di sana ada peluang bagi sektor perbankan untuk mengambil peran memperoleh fee base income dari tiap transaksi. Baik itu transaksi elektronik, maupun transaksi lintas negara. Dua persoalan itu dapat menjadi sentimen positif," ujarnya. (Sigit)



Sumber : Admin