Soal Kontroversi Jerusalem, Kerja sama Indonesia - Amerika Serikat Tetap Berjalan Normal
Thursday, December 07, 2017       17:24 WIB

Ipotnews - Di tengah kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, atas klaim sepihak bahwa Jerusalem sebagai ibu kota Israel, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa sampai saat ini kesepakatan perdagangan dan kerja sama ekonomi tetap berjalan.
Meskipun diakui bahwa pemerintah Indonesia juga mengecam keputusan AS untuk memindahkan Kedutaan Besarnya ke Jerusalem karena dianggap sebagai penghalang kesepakatan damai Israel-Palestina.
Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan, mengatakan walaupun secara pribadi dirinya menolak keputusan Trump dengan mendasarkan pada pidato Presiden Jokowi, namun secara prinsip hal itu tidak boleh sampai mengganggu kesepakatan kerja sama di bidang ekonomi. Sampai saat ini kerja sama bilateral masih berjalan sesuai dengan kesepakatan.
"Saya enggak tau lah, no comment. Tapi intinya saya mendukung apa yang disampaikan Presiden, mengecam itu Sebagai WNI," kata Oke di kantornya, di Jakarta, Kamis (7/12).
Diakuinya untuk beberapa kesepakatan perdagangan dan kerja sama bakal terganggu karena kebijakan pemerintahan AS yang dianggap tidak sesuai. Namun hal itu tidak ada kaitannya dengan pernyataan Trump soal Jerusalem.
"Masih berjalan khusus untuk komoditi tertentu, hanya ada gangguan seperti bio diesel, kertas yang menjadi andalan kita itu terganggu dengan kebijakan - kebijakan yang diterapkannya (pemerintah AS)," ucapnya.
(Marjudin)



Sumber : admin