Tembaga Melesat ke Level Puncak Tiga Pekan, Pasar Waspadai Gencatan Senjata
Friday, April 10, 2026       15:52 WIB
  • Tembaga naik ke level tertinggi tiga pekan, berpotensi mencatat kenaikan mingguan.
  • Gencatan senjata AS-Iran meredakan kekhawatiran ekonomi global.
  • PPI China naik, mendorong harga logam dasar lainnya.

Ipotnews - Harga tembaga menguat, Jumat, mencapai level tertinggi lebih dari tiga pekan, dan berpotensi mencatat kenaikan mingguan, meski investor masih meragukan keberlanjutan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran sehingga membatasi laju kenaikan logam tersebut.
Kontrak patokan tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 0,39% menjadi USD12.731 per metrik ton pada pukul 14.22 WIB, dan diperkirakan menutup pekan ini dengan lonjakan lebih dari 3%, demikian laporan  Reuters,  di Beijing, Jumat (10/4).
Sementara itu, kontrak tembaga paling aktif di Shanghai Futures Exchange ( SHFE ) bertambah 0,57% menjadi 98.440 yuan (USD14.409,72) per ton, menutup minggu ini dengan kenaikan 2,14%.
Harga tembaga Shanghai sempat mencapai level tertinggi lebih dari tiga minggu di 98.750 yuan per ton pada awal sesi ini, sedangkan tembaga London juga mencatat posisi puncak tiga pekan di USD12.769.
Investor memperhatikan dengan cermat perkembangan pembicaraan antara Amerika dan Iran yang dijadwalkan pada Sabtu di Pakistan, menyusul pengumuman gencatan senjata yang memicu penurunan tajam harga minyak dan membantu meredakan kekhawatiran langsung terhadap perlambatan pertumbuhan global.
Iran menyebut serangan Israel terhadap Lebanon sebagai salah satu titik permasalahan utama, sementara Amerika menuduh Teheran gagal menepati komitmen terkait aliran minyak melalui Selat Hormuz.
Di sisi lain, data inflasi China menunjukkan harga pabrik naik sepanjang Maret untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun, menandakan konflik mendorong kenaikan biaya dalam ekonomi industri.
Indeks harga produsen (PPI) China meningkat 0,5% dibanding tahun sebelumnya, mengakhiri penurunan selama 41 bulan berturut-turut. Harga produsen di sektor penambangan dan pengolahan logam non-ferrous melejit 36,4%, sementara harga di sektor peleburan dan penggulungan logam non-ferrous melesat 22,4%.
Logam dasar lainnya di kompleks LME, aluminium naik 0,73%, nikel bertambah 0,42%, timah meningkat 0,13%, seng (zinc) turun 0,24%, dan timbal (lead) melemah 0,23%.
Sementara itu, di bursa berjangka Shanghai, aluminium bertambah 0,14%, timah naik 0,54%, seng turun 0,69%, timbal melemah 0,51%, dan nikel jatuh 0,87%. (Reuters/AI)

Sumber : Admin

berita terbaru
Wednesday, May 13, 2026 - 16:11 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham BIKE, Beli
Wednesday, May 13, 2026 - 16:08 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham PACK, Beli
Wednesday, May 13, 2026 - 16:02 WIB
Kepemilikan Saham Bulan April 2026 EXCL
Wednesday, May 13, 2026 - 15:56 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham NSSS, Beli dan Jual
Wednesday, May 13, 2026 - 15:48 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham AKPI, Jual
Wednesday, May 13, 2026 - 15:47 WIB
Financial Statements Full Year 2025 of SMRU
Wednesday, May 13, 2026 - 15:44 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham YOII, Jual