"Risk-Appetite" Membaik, Dolar Perkasa di Pasar Asia
Thursday, December 07, 2017       13:39 WIB

Ipotnews - Dolar AS menguat terhadap mata uang lainnya, Kamis, menghapus kerugian sebelumnya versus yen, didukung oleh tanda-tanda risk-appetite investor membaik lagi dan optimisme atas reformasi perpajakan Amerika.
Nilai tukar dolar AS naik 0,1 persen menjadi 112,380 yen setelah anjlok 0,25 persen tadi malam, demikian laporan Reuters, di Tokyo, Kamis (7/12).
Dolar tergelincir terhadap yen setelah Presiden Donald Trump, Rabu, mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, yang membahayakan upaya perdamaian di Timur Tengah serta mengecawakan sekutu dan musuh Washington.
Dolar/yen pada perdagangan hari Kamis naik seiring dengan lonjakan saham di Tokyo, yang sempat merosot pada hari sebelumnya karena kekhawatiran Timur Tengah.
Namun, mengingat kenaikan Nikkei--indeks tersebut melonjak lebih dari satu persen--apresiasi dolar terhadap yen tampak terbatas, menurut sejumlah analis.
Dolar AS melesat ke level tertinggi dua pekan terhadap sekeranjang enam mata uang utama karena optimisme terhadap parlemen Amerika yang membuat kemajuan terkait legislasi reformasi perpajakan. Data ketenagakerjaan sektor swasta Amerika yang dirilis Rabu juga memberikan dukungan.
Senat Amerika sepakat untuk bertemu DPR mengenai RUU pajak, Rabu, di tengah tanda-tanda awal bahwa anggota parlemen dapat menjembatani perbedaan mereka dan menyetujui sebuah RUU terakhir menjelang batas waktu 22 Desember.
Indeks Dolar AS--yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, sedikit berubah di posisi 93,543 setelah naik ke level 93,650 tadi malam, tertinggi sejak 22 November.
Nilai tukar euro relatif stabil di USD1,1803 setelah tergelincir 0,25 persen tadi malam, saat menyentuh level terendah dua minggu USD1,1780.
Dolar Australia, yang terpukul pada hari sebelumnya karena produk domestik bruto yang lebih lemah dari perkiraan, memperpanjang kerugian terhadap dolar AS. Dolar Australia tercatat melemah 0,2 persen menjadi USD0,7548. (ef)



Sumber : Admin