- IDXBASIC menguat 0,62 persen dan menjadi sektor dengan kinerja terbaik, ditopang yang naik 0,22 persen dan menguat 0,53 persen.
- Lima sektor lainnya turut menguat, dengan IDXINFRA naik 0,47 persen dan IDXFINANCE 0,32 persen sebagai penguat berikutnya.
- IDXHEALTH menjadi sektor terlemah, terkoreksi 0,88 persen, IHSG ditutup naik 0,37 persen ke 6.525.
Ipotnews - Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi indeks sektoral dengan kinerja terbaik pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/8), dengan penguatan 0,62 persen. Pada saat yang sama, IHSG ditutup menguat 0,37 persen ke level 6.525.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT , IDXBASIC ditopang penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar. sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di indeks ini senilai Rp324 triliun, harga sahamnya naik 0,22 persen ke level Rp4.480.
Sementara itu, yang memiliki market cap terbesar kedua senilai Rp177 triliun, harga sahamnya naik 0,53 persen ke level 1.890. Adapun dua saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah (+13,9%) dan (+9,7%).
Setelah IDXBASIC, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) mencatat penguatan 0,47 persen, dengan peningkatan terbesar terjadi pada saham (+5,5%) dan (+5,1%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) naik 0,32 persen, dengan penguatan tertinggi pada yang mengalami ARA (+9,96%) dan (+3,9%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) meningkat 0,23 persen, dengan kenaikan terbesar pada saham mencatatkan ARA (+10%) dan (+5,1%). Indeks sektor industri (IDXINDUST) bertumbuh 0,15 persen, dengan peningkatan tertinggi pada (+17%) dan (+15,8%). Lalu, indeks sektor energi (IDXENERGY) menguat 0,14 persen, dengan kenaikan terbesar pada (+8,5%) dan (+8%).
Pada sisi lain, indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) terkoreksi 0,09 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham (-9,7%) dan (-7%). Selanjutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melemah 0,18 persen, dengan pelemahan terdalam pada saham (-4,5%) dan (-4,3%).
Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) turun 0,46 persen, dengan koreksi terbesar terjadi pada saham (-4,1%) dan (-2,2%). Kemudian, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) terkoreksi 0,48 persen, dengan pelemahan terdalam pada (-22,3%) dan (-6,9%).
Adapun indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks dengan penurunan terdalam, yakni mencapai 0,88 persen. Tekanan tercermin dari pergerakan saham berkapitalisasi besar di dalamnya. sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp172 triliun, harga sahamnya melemah 1,74 persen ke level 14.100.
Sementara itu, yang memiliki market cap terbesar kedua di IDXHEALTH senilai Rp37,9 triliun, harga sahamnya merosot 1,82 persen ke posisi 810. Dua saham dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham (-6,6%) dan (-3,6%).
(Budi/AI)
Sumber : admin
powered by: IPOTNEWS.COM