News & Research

Reader

IHSG Kokoh di Akhir Sesi I, Naik 302 Poin Ke Level 6.309
Monday, June 15, 2026       12:49 WIB
  • IHSG naik 5,03% atau 302 poin ke level 6.309, dengan 690 emiten menguat dan kapitalisasi pasar mencapai Rp11,02 triliun.
  • Seluruh sektor menghijau, dipimpin bahan baku (+9,70%) dan energi (+5,81%). Saham perbankan Himbara (, , ) serta BUMN pertambangan (, ) dan telekomunikasi () menjadi motor penguatan.
  • Kepala BP BUMN menegaskan performa perusahaan pelat merah sedang di puncak, mencerminkan kepercayaan investor dan kondisi BUMN yang lebih sehat, efisien, serta menguntungkan.

Ipotnews - IHSG melanjutkan sesi penguatannya hingga akhir perdagangan sesi I, Senin (15/6), yang naik 5,03 persen atau 302 poin ke level 6.309. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.313 dan terendah di level 6.118 yang tetap di zona hijau.
Sebanyak 690 emiten yang bergerak menguat, 92 emiten melemah dan 177 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 1,88 juta kali dengan nilai Rp17,16 triliun serta kapitalisasi pasar mencapai Rp11,02 triliun.
Seluruh sektor menguat yaitu sektor kesehatan naik 1,09 persen menjadi 1.412, sektor bahan baku 9,70 persen menjadi 1.725, transportasi 4,12 persen ke level 1.725, industri 5,67 persen menjadi 1.629 dan sektor keuangan 3,94 persen menjadi 1.367.
Lalu, sektor properti 2,26 persen menjadi 768, sektor energi 5,81 persen menjadi 3.017, sektor teknologi 1,86 persen menjadi 6.705, infrastruktur 4,38 persen menjadi 1.844, konsumer primer 4,81 persen menjadi 931 dan konsumer non primer 3,16 persen menjadi 647.
Berdasarkan data IDX, tiga emiten di Indeks Kompas100 yang menjadi top gainer yaitu yang menguat 24,53 persen ke level 660, 20 persen menjadi 396 dan 20 persen menjadi 1.170.
Kemudian saham di Indeks Kompas100 yang menjadi top losers hanya yang terkoreksi -3,23 persen menjadi 9.000, -1,73 persen 8.500, -0,82 persen 1.215.
Penguatan indeks yang signifikan sejak pembukaan perdagangan pagi tadi salah satunya dimotori oleh jajaran saham perbankan BUMN (Himbara). PT Bank Mandiri (Persero) Tbk () sempat memimpin penguatan dengan raihan 210 poin (5 persen) ke level Rp4.410 per saham di menit menit awal perdagangan.
Menyusul di belakangnya, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk () naik 210 poin (5,9 persen) ke angka Rp3.770 per saham, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk () melesat 120 poin (4,21 persen) ke posisi Rp2.970 per saham.
Selain dominasi Himbara, saham BUMN dari sektor pertambangan dan telekomunikasi turut membukukan rapor hijau. PT Timah Tbk () menguat tajam 260 poin (7,88 persen). Sedangkan PT Aneka Tambang Tbk () menguat 220 poin (7,72 persen) ke level Rp3.070. Sementara PT Telkom Indonesia Tbk () naik 80 poin (2,80 persen).
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan pelat merah kini sedang berada pada performa puncaknya.
"Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pasar modal kita. Kinerja IHSG yang menguat cukup signifikan, termasuk penguatan rupiah, menjadi cerminan nyata bahwa BUMN kita saat ini berada dalam posisi terbaiknya," ujar Dony.
Menurut Dony, meskipun pergerakan pasar dalam jangka pendek kerap diwarnai dinamika dan sentimen sesaat, investor pada akhirnya akan tetap rasional dalam melihat realitas kinerja BUMN yang kini jauh lebih sehat, efisien, dan menguntungkan.
"Tentu ada isu dan sentimen yang cukup memengaruhi, tetapi pada akhirnya seluruh investor akan melihat bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan negara kita sedang mencatatkan pencapaian di posisi yang paling optimal," tegasnya.
(Marjudin/ AI)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM