- Saham berpotensi rebound jangka pendek dengan target Rp218-Rp226.
- Area support berada di kisaran Rp198-Rp204.
- Meski YTD turun 42,6%, ada net buy asing Rp44,8 miliar yang bisa menahan tekanan harga.
Ipotnews - Saham PT Bumi Resources Tbk (), emiten batu bara yang berada di bawah kelompok usaha Bakrie Group dan Salim Group, dinilai masih memiliki peluang penguatan dalam jangka pendek meski kinerja sepanjang tahun ini mengalami tekanan cukup dalam.
Analis CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan secara teknikal saham berpotensi bergerak menuju area resistance dalam waktu dekat, seperti dilansir Investor, Senin (16/3).
Dalam catatan riset untuk perdagangan hari ini, analis memperkirakan target terdekat saham berada pada kisaran Rp218 hingga Rp226 per lembar.
Secara teknikal, saham memiliki area support atau batas bawah pada kisaran Rp198 hingga Rp204. Area tersebut dinilai menjadi level penting yang perlu diperhatikan investor sebagai titik penahan penurunan harga.
Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut dan kembali menguat, peluang pengujian area resistance di Rp218-Rp226 dinilai semakin terbuka.
Pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia, Jumat (13/3), saham ditutup melemah 3,67% ke level Rp210 per lembar.
Dalam jangka pendek, tekanan terhadap saham ini masih terlihat cukup signifikan. Selama sepekan terakhir, harga saham tercatat melorot 8,7%, sedangkan dalam periode satu bulan terkoreksi 22,2%.
Bahkan sejak awal tahun atau year to date (YTD), saham telah ambles sekitar 42,6%.
Di tengah pelemahan tersebut, terdapat indikasi minat beli dari investor asing. Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatat net buy sebesar Rp44,8 miliar pada perdagangan Jumat.
Aksi beli investor asing ini dinilai dapat menjadi salah satu katalis yang berpotensi menahan tekanan harga serta membuka peluang terjadinya technical rebound dalam jangka pendek. (AI)
Sumber : Investor
powered by: IPOTNEWS.COM