Jakarta, CNBC Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (5/2/2026). Setelah berulang kali mencoba keluar dari zona merah, indeks ditutup turun 0,53% atau 42,84 poin.
Indeks bertengger di level 8.103,88 pada akhir perdagangan hari ini. Padahal pada awal perdagangan, IHSG sempat tampil meyakinkan dengan penguatan hingga 0,83%.
Akan tetapi memasuki sesi 2, IHSG tampak kurang tenaga dan berakhir koreksi setelah dua hari kemarin berhasil menutup perdagangan dengan penguatan masing-masing 2,52% dan 0,3%.
Sebanyak 370 saham naik, 314 turun, dan 274 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 20 triliun, melibatkan 33,62 miliar saham dalam 2,49 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tergerus menjadi Rp 14.645 triliun.
Koreksi IHSG sejalan dengan aliran dana asing yang masih mengalir keluar. Asing tercatat membeli Rp 3 triliun dan melepas Rp 3,3 triliun, sehingga net foreign sell Rp 326,5 miliar sepanjang sesi 1.
Emiten perbankan menjadi saham yang paling banyak dibeli asing pada sesi 1. PT Bank Mandiri Tbk () mencatat net buy terbesar, yakni Rp 155,1 miliar. Lalu diikuti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk () Rp 120,6 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk () Rp 79,8 miliar.
Sementara itu, saham yang paling banyak dibuang asing adalah PT Aneka Tambang Tbk () dengan net sell Rp 127,7 miliar. Kemudian diikuti oleh PT Bumi Resources Tbk () Rp 82,4 miliar dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk () Rp 63,3 miliar.
Mengutip Refinitiv, PT MD Entertainment Tbk () dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk () kembali menjadi beban bagi IHSG . Kedua saham ini kompak turun hingga menyentuh auto reject bawah (ARB) dalam empat hari perdagangan terakhir. membebani IHSG sebesar -10,56 indeks poin dan -8,89 indeks poin.
Selain itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk () kembali koreksi setelah sempat menguat dalam dua hari perdagangan sebelumnya. yang hari ini turun 2,65% menyumbang -8,49 indeks poin.
Sementara itu, PT Astra International Tbk () yang menguat 4,12% hari ini menjadi penopang IHSG untuk tidak turun lebih dalam. berkontribusi 11,26 indeks poin.
(mkh/mkh)
Sumber : www.cnbcindonesia.com
powered by: IPOTNEWS.COM