News & Research

Reader

Calon Investor Baru BRIS Masih Menunggu Lampu Hijau Pemerintah
Wednesday, November 29, 2023       13:03 WIB

Ipotnews - PT Bank Syariah Indonesia Tbk () menegaskan rencana masuknya calon investor baru pemegang saham Perseroan masih menunggu keputusan dari Pemerintah Indonesia selaku pemegang saham.
Direktur Compliance & Human Capital , Tribuana Tunggadewi mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh soal ini. "Karena itu merupakan domain dari pemegang saham. Kami belum bisa mengomentari masalah ini," kata Tribuana dalam public expose di Jakarta secara virtual, Rabu (29/11).
Namun Tribuana menegaskan proses pencarian calon investor baru tersebut tidak terhenti. Kajian masih terus dilakukan oleh pemerintah. "Kita tunggu saja kejelasan dari pemegang saham," ujar Tribuana.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir mengatakan tidak ingin terburu-buru dalam mencari investor strategis untuk . Seperti diketahui, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk () dan PT Bank Negara Indonesia Tbk () sebagai pemegang saham pengendali berencana melakukan divestasi saham .
Menurut Erick, pencarian mitra bisnis baru untuk bank syariah gabungan dari anak usaha himbara itu harus penuh dengan perhitungan dan pertimbangan yang matang. Pasalnya hal ini akan menentukan keberlangsungan hidup dalam jangka panjang ke depan.
Selain itu, ia mengatakan investor baru tersebut juga diharapkan dapat membuka gerbang bagi BSI kepada global. Erick mengungkapkan, calon investor baru diutamakan berasal dari negara Timur Tengah.
"Sama, kalau kita mau mencari partner BSI, kita ingin mitra yang bisa menjadikan BSI bank syariah secara global sekarang ini ranking 12, siapa tahu ke depan bisa masuk 10 besar," ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (10/11).
Erick berharap investor strategis dapat memberikan akses kepada BSI untuk membuka kantor di London, Riyadh, Mekkah, Madinah, hingga Dubai.
Sebagai informasi, saat ini menggenggam kepemilikan saham di sebanyak 15,38%. Sedangkan BNI tercatat mengempit saham sebanyak 23,24% saham. Calon investor baru ini diprediksi akan memegang saham sebesar 20%.
Proses pencarian investor baru untuk juga kabarnya masih terus berlanjut. Awal Oktober lalu, manajemen dikabarkan kembali terbang ke Timur Tengah untuk bertemu dengan calon investor baru.
(Adhitya)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM