News & Research

Reader

GULA Optimis Kinerja Keuangan 2024 Membaik Karena Prospek Industri Gula Menjanjikan
Thursday, June 20, 2024       11:17 WIB

Ipotnews - Emiten perkebunan tebu dan produsen gula, PT Aman Agrindo Tbk ( GULA ) yakin bahwa pada tahun 2024 kinerja operasi dan keuangan Perseroan akan lebih baik mengingat prospek industri gula yang menjanjikan dan juga didukung dengan selesainya perkebunan gula merah.
Dalam dokumentasi public ekspose yang tertuang di Keterbukaan Informasi dalam laman resmi IDX, Kamis (20/6), Direktur Utama GULA , Andreas Utomo mengatakan bahwa dengan jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan akan meningkat di masa mendatang, diperkirakan permintaan konsumsi gula Indonesia juga akan meningkat.
"Dengan demikian, Perseroan memiliki prospek pertumbuhan yang baik di masa mendatang," kata Andreas dalam keterangan tertulis, hari ini.
Sebagai salah satu komoditas bahan pokok, kebutuhan konsumsi gula nasional dipengaruhi oleh laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang secara konsisten tumbuh positif dari waktu ke waktu.
"Berdasarkan Proyeksi Penduduk Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia akan terus meningkat di masa mendatang, meningkat menjadi 297,43 juta jiwa pada tahun 2030 dengan kebutuhan gula nasional mencapai 9,8 juta ton," ujar Andreas.
Namun demikian, diperkirakan terdapat beberapa tantangan yang telah atau akan dihadapi Perseroan dalam penerapan strategi tersebut di atas, antara lain :
o Perubahan-perubahan teknis pada proses pembangunan pabrik gula merah Perseroan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian dan dimulainya operasional pabrik gula merah Perseroan; dan
o Fluktuasi harga gula yang diluar prediksi Perseroan.
Sejauh ini GULA memiliki beberapa strategi yang akan mendukung bisnis Perseroan, yaitu:
o Menawarkan penjualan gula dalam jumlah minimum yang rendah dengan harga bersaing kepada pelanggan;
o Membangun pabrik produksi agar Perseroan memiliki alur usaha yang terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan tingkat profitabilitas akan meningkat melalui efisiensi;
o Menargetkan segmen pelanggan UKM dan ritel yang membutuhkan pemasok gula dengan harga bersaing dengan jumlah relatif kecil; dan
o Menjaga tingkat persediaan yang memadai untuk memaksimalkan pemenuhan permintaan pelanggan baru.
(Adhitya)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM