- Kompas100 turun 7,5% ke level 784 sepanjang September 2026, lebih dalam dibandingkan IHSG yang melemah 6,9% dan Dow Jones 4,1%.
- menjadi Top Gainer dengan kenaikan 23,3%, sementara mencatat Top Loser dengan penurunan 36%.
- memimpin Top Value Rp46,89 triliun, sedangkan menjadi Top Lot dengan 1,56 miliar lot.
Ipotnews - Indeks Kompas100 mencatat tekanan cukup dalam sepanjang September 2026.
Berdasarkan data perdagangan IPOT Rabu malam (30/9), indeks berada di level 784, turun 7,5% atau 63 poin dari posisi sebelumnya di level 848. Data juga menunjukkan indeks bergerak dalam rentang 778-883 sepanjang bulan lalu.
Pelemahan Kompas100 tersebut lebih dalam dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang tercatat turun 6,9%, maupun Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) yang melemah 4,1% dalam periode satu bulan yang sama.
Tekanan indeks sepanjang September juga terlihat dari pergerakan sejumlah saham konstituen. Kendati demikian, beberapa emiten masih mampu mencatat penguatan dua digit.
Top Gainers :
1. PT Bukit Asam Tbk () +23,3%
2. PT Erajaya Swasembada Tbk () +21,9%
3. PT Sumber Global Energy Tbk () +21,7%
4. PT Timah Tbk () +15,4%
5. PT United Tractors Tbk () +12,8%
menjadi emiten dengan kenaikan harga saham terbesar dalam daftar Top Gainers Kompas100, yakni 23,3%. dan menyusul dengan penguatan masing-masing 21,9% dan 21,7%. Sementara naik 15,4% dan menguat 12,8%.
Top Losers :
1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk () -36,0%
2. PT MNC Tourism Indonesia Tbk () -34,8%
3. PT Sanurhasta Mitra Tbk () -26,3%
4. PT Bakrie & Brothers Tbk () -25,5%
5. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk () -24,7%
Di sisi lain, menjadi saham dengan penurunan terdalam, mencapai 36%. terkoreksi 34,8%, kemudian turun 26,3%. dan masing-masing melemah 25,5% dan 24,7%.
Top Value :
1. PT Bank Central Asia Tbk () Rp46,894 triliun
2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk () Rp30,349 triliun
3. PT Bumi Resources Tbk () Rp29,646 triliun
Dari sisi nilai transaksi, menjadi saham dengan nilai perdagangan terbesar selama periode yang ditampilkan, mencapai Rp46,89 triliun. berada di posisi berikutnya dengan Rp30,34 triliun, sedangkan mencatat nilai transaksi Rp29,64 triliun.
Top Volume
1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk () 1.565.426.539 lot
2. PT Bumi Resources Tbk () 1.457.501.823 lot
3. PT Bakrie & Brothers Tbk () 656.885.572 lot
Sementara berdasarkan jumlah lot yang diperdagangkan, berada di posisi teratas dengan 1,56 miliar lot. menyusul dengan 1,45 miliar lot dan sebanyak 656,89 juta lot.
Perbandingan tersebut memperlihatkan bahwa indeks mengalami koreksi lebih besar dibandingkan IHSG maupun Dow Jones dalam periode satu bulan yang tercermin pada data akhir September 2026. Di pasar domestik, tekanan indeks juga disertai disparitas kinerja yang cukup lebar antara saham-saham yang mencatat penguatan dan emiten yang mengalami koreksi tajam.
(Adhitya/AI)
Sumber : admin
powered by: IPOTNEWS.COM