News & Research

Reader

Bursa Pagi: Global-Regional Melesat, Konsolidasi IHSG Berpeluang Menguat
Friday, May 17, 2019       08:29 WIB

Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (17/5), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, merespon rilis data ekonomi AS yang positif, mengabaikan kekhawatiran perang dagang AS-China.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,85%, di tengah kenaikan harga minyak dan beberapa hasil logam pada pembukaan pasar Asia. Indeks melaju 0,94% (59,30 poin) ke level 6.387,10 pada pukul 8:15 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melonjak 1,15% (243,08 poin) ke level 21.306,06, setelah dibuka melaju 0,71%, dan Topix dibuka naik 0,57%. Harga saham Sony melambung 7%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,3%, dan berlanjut naik 0,58% menjadi 2.079,71.
Melanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,38% (107,01 poin) menjadi 28.382,08 pada pukul 8:40 WIB. Tapi indeks Shanghai Composite, China melemah 0,06% di posisi 2.954,04.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham globa dan regional, setelah gagal  rebound  ke level 6.000 pada sesi perdagangan kemarin. IHSG ditutup anjlok 1,42 persen ke level 5.895, investor asing membukukan  net sell  Rp687,45 miliar.
Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini sudah memasuki fase konsolidasi dengan tekanan penurunanyang mulai terbatas, sehingga berpeluang menguat, didukung  buy on weakness . Secra teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks masih mengindikasikan adanya potensi  bearish continuation  dengan kondisi jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendpat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan solidnya laba bersih beberapa emiten dan positifnya data ekonomi Amerika pada bulan April, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, serta nikel diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang  support  di level 5.820 dan  resistance  di 5.970.
Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
  • Saham: (Buy, Support: Rp4.350, Resist: Rp4.650), (Buy on Weakness, Support: Rp3.590, Resist: Rp3.710), (Buy, Support: Rp2.070, Resist: Rp2.130), (Buy on Weakness, Support: Rp860, Resist : Rp920).
  • ETF: ( SELL , Support: Rp484, Resist: Rp503), ( SELL , Support: Rp467, Resist: Rp483), ( SELL , Support: Rp411, Resist: Rp426).

Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir naik, melanjutkan reli untuk sesi ketiga berturut-turut, didukung data pembangunan perumahan AS yang lebih baik dari perkiraan, dan penurunan klaim pengangguran, mengimbangi kekhawatiran sengketa dagang AS-China. Rabu lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan darurat nasional terhadap ancaman teknologi. Departemen Perdagangan AS mengumumkan bahwa Huawei Technologies dan afiliasinya masuk dalam Bureau of Industry and Security (BIS) Entity List.
Cisco System melesat 6,7% dan Walmart naik 1,4% setelah melaporkan kinerja keuangan yang positif. Boeing melompat 2,4% setelah menyelesaikan perbaikan perangkat lunak pada 737 MAX. Goldman Sachs meningkat 1,4% karena merilis kesepakatan untuk mengakuisisi United Capital Financial Partners. Tetapi saham Tesla Motors anjlok 1,6% karena Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan perangkat lunak autopilot-nya teribat dalam kasus meninggalnya pengendara dalam kecelakaan Maret di Florida.
  • Dow Jones Industrial Average melaju 0,84% (214,66 poin) menjadi 25.862,68.
  • S&P 500 meningkat 0,89% (25,36 poin) ke posisi 2.876,32.
  • Nasdaq Composite melonjak 0,97% (75,90 poin) ke level 7.898,05.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 1,94% menjadi USD22,80.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir menguat, pulih dari pelemahan yang disebabkan upaya Trump untuk menjegal bisnis raksasa teknologi China, Huawei. Indeks STOXX 600 naik 1,27% menjadi 382,88 dipimpin kenaikan haarga saham di sektor bahan kimia sebear 2,54%, sedangkan saham sektor otomotif melorot 0,6% persen. Harga saham Thyssenkrupp melejit 10,03%, karena Kone Finlandia menilai kelayakan tawaran untuk divisi elevator perusahaan industri Jerman itu. Saham Kone melesat 4,98%.
Komisi Eropa, Kamis, mengungkapkan Barclays, Citigroup, J.P. Morgan, MUFG dan Royal Bank of Scotland didenda total 1,07 miliar euro oleh regulator antimonopoli UE karena mencurangi pasar spot valuta asing untuk sebelas mata uang.
  • FTSE 100 London naik 0,78% (56,56 poin) menjadi 7.353,51.
  • DAX 30 Frankfurt melesat 1,74% (210,80 poin) ke level 12.310,37.
  • CAC 40 Paris melonjak 1,37% (73,85 poin) ke posisi 5.448,11.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, didukung oleh meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China. Penguatan dolar juga didukung oleh data  homebuilding  AS meningkat lebih dari perkiraan pada April lalu, sementara indeks kondisi bisnis Federal Reserve Philadelphia naik pada bulan ini. Euro jatuh ke level terendah dalam lebih dari satu pekan, di tengah kekhawatiran tentang pemilihan anggota parlemen Eropa, pekan depan. Tekanan euro sedikit melunak setelah munculnya berita bahwa Washington diperkirakan akan menunda keputusan pengenaan tarif terhadap mobil dan suku cadang yang diimpor, hingga enam bulan mendatang. Indeks Dolar AS naik 0,29% menjadi 97,855.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1173

-0.0001

-0.01%

7:29 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2796

-0.0002

-0.02%

7:29 PM

Yen (USD-JPY)

109.84

-0.01

-0.01%

7:29 PM

Yuan (USD-CNY)

6.8837

0.0076

+0.11%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

14,451.50

-11.50

-0.08%

4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 16/5/2019 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat. Harga minyak melonjak lebih dari 1%, karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Koalisi Saudi melancarkan serangan udara di ibukota Sanaa yang dikuasai Houthi, sebagai balasan atas serangan terhadap infrastruktur minyak mentahnya, Minggu lalu. Staf AS diperintahkan untuk meninggalkan kedutaan di Baghdad, karena mengkhawatirkan ancaman Iran. Pasar juga masih menghadapi ketidakpastian apakah OPEC + akan melanjutkan pemotongan pasokan.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 85 sen (1,18%) menjadi USD72,62 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 81 sen (1,37%) menjadi USD62,87 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melorot, karena dolar AS melesat dan investor memilih aset berisiko didukung data ekonomi Amerika yang kuat bahkan di tengah memanasnya sengketa dagang AS-China. Rilis data perumahan AS menunjukkan pembangunan rumah meningkat lebih dari perkiraan pada April, sementara tunjangan pengangguran pada pekan lalu turun lebih dari estimasi, menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan yang akan menopang perekonomian. Namun, risiko geopolitik di Timur Tengah dan perang dagang AS yang sedang berlangsung dinilai masih berpotensi mendongkrak harga emas sebagai  safe haven.  
Keputusan Washington untuk memberikan sanksi terhadap raksasa telekomunikasi China, Huawei Technologies Co Ltd, memicu protes keras. Beijing memperingatkan bahwa langkah itu dapat merusak negosiasi perdagangan. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia turun 0,4% menjadi 733,23 ton pada Rabu lalu. Harga perak anjlok 1,8% menjadi USD14,53, platinum merosot 1,6% menjadi USD831,75, dan palladium menyusut 1% menjadi USD1.331,73 per ounce.
  • Harga emas di pasar spot turun 0,8% menjadi USD1.285,63 per ounce.
  • Harga emas berjangka turun sekitar 0,9% menjadi USD1.286,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

powered by: IPOTNEWS.COM