News & Research

Reader

Bursa Pagi: Global-Regional Merah Total, IHSG Masih Berpotensi Naik
Wednesday, May 30, 2018       08:34 WIB

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (30/5), dibuka di zona merah melanjutkan tren penurunan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang dilanda aksi jual, dipicu oleh krisis politik di Italia yang merontokkan harga saham perbankan.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan tajam 0,8% tertekan oleh kejatuhan harga saham perbankan. Penurunan indeks berlanjut sebesar 0,63% (-38,00 poin) ke posisi 5.975,60 pada pukul 8:20 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang terperosok 1,65% (-368,81 poin) ke level 21.989,62, setelah dibuka rontok 1,76% dihantam kejatuhan harga saham perbankan dan produsen logam. Indeks Kospi, Kore Selatan juga dibuka melorot 1,17%, dan berlanjut turun, terpangkas 1,36% (-33,32 poin) menjadi 2.423,93.
Indeks Hang Seng, Hongkong juga dibuka melorot 1,23% (-30,20 poin) ke level 30.109,37 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China turun 1,26% (-39,32 poin) ke posisi 2.418,33.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dhadapkan pada tren kejatuhan indeks di bursa global dan regional, setelah berhasil melanjutkan penguatan dan ditutup dengan menembus level 6.000 pada sesi perdagangan awal pekan kemarin, melaju 1,55% ke posisi 6.068. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan penguatan, ditopang oleh  capital inflow  dan sentimen positif di bursa dalam negeri. Secara teknikal laju IHSG bergerak cenderung terbuka dalam tren melanjutkan penguatan, mendekati area   overbought.  
Tim Riset Indo Premier berpendapat, terkoreksinya bursa global dan regional serta beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, Batubara diprediksi akan menjadi sentimen negatif bagi indeks, IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan rentang  support  di level 6.010 dan  resistance  di 6.125.
Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: (Buy on Weakness, Support: Rp840, Resist: Rp870), ( SELL , Support: Rp3.700, Resist: Rp3.800), (Spec Buy, Support: Rp535, Resist: Rp580), (Sell, Support: Rp35.200, Resist: Rp37.500).
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melemah, terseret kejatuhan harga saham perbankan. Kekhawatiran gejolak politik Italia memicu aksi jual di pasar saham global, ketika perdana menteri sementara di Italia mengakhiri pembicaraan untuk membentuk pemerintah tanpa merilis susunan kabinetnya, menyusul kegagalankoalisi populis membentuk pemerintahan.
Pasar mengkhawatirkan, krisis Italia akan berlanjut dengan krisis kredit global. Saham JPMorgan Chase dan Goldman Sachs masing-masing rontok 4,3%dan 3,4%. Harga saham industril juga melorot karena kekhawatiran akan melemahnya pertumbuhan global. General Electric terpangkas 3,1%, DowDuPont merosot 2,7%, dan Disney anjlok 2,4%.
  • Dow Jones Industrial Average terjungkal 1,58% (-391,64 poin) ke level 24.361,45.
  • Standard&Poor's 500 anjlok 1,16% (-31,47 poin) ke posisi 2.689,86.
  • Nasdaq Composite turun 0,50% (-37,26 poin) menjadi 7.396,59.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,52% menjadi USD25,30
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir dengan mencatatkan kerontokkan indeks, dihantam kekhawatiran baru akan risiko kehancuran zona euro akibat krisis politik di Italia dan gejolak di Spanyol. Indeks European-STOXX 600 anjlok 1,37% menjadi 384,47, terseret kejatuhan indeks FTSE MIB Italia 2,65% menjadi 21.350,88. Ekonomi terbesar ketiga di zona euro itu berjalan tanpa pemerintah sejak pemilu awal Maret lalu yang berlanjut dengan kegagalan membnetuk kabinet, di tengah perselisihan dengan kepala negara.
Indeks IBEX 35 Spanyol juga turun hampir 2,5 persen setelah berita Perdana Menteri Mariano Rajoy, akan menghadapi pemungutan suara terhadap kepemimpinannya. Harga saham perbankan Eropa berguguran memimpin penurunan, longsor hampir 3,2%. Kepercayaan konsumen Italia periode Mei menjadi 113,7 poin, turun dari 116,9 pada bulan sebelumnya. Kepercayaan konsumen Prancis bergeming di posisi 100 poin.
  • FTSE 100 London melorot 1,26% (-97,64 poin) menjadi 7.632,64.
  • DAX 30 Frankfurt rontok 1,53% (-196,95 poin) ke level 12.666,51.
  • CAC 40 Prancis terpangkas 1,29% (-70,87 poin) menjadi 5.438,06.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, ditopang oleh anjloknya nilai tukar euro. Krisis politik di Italia memicu kekhawatiran krisis zona euro, menaikkan yen dan mendorong dolar AS ke level tertinggi sepuluh bulan terhadap euro. Aksi jual di pasar surat utang Italia mendorong investor untuk membuang mata uang tunggal tersebut. Namun dolar melemah sekitar 1,2% terhadap yen, dan melemah terhadap frank Swiss. Indeks dolar, yang mengukur  greenback  terhadap enam mata uang negara maju naik 0,43% menjadi 94,82.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1537

-0.0003

-0.03%

7:50 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.3253

0.0004

+0.03%

7:50 PM

Yen (USD-JPY)

108.37

-0.40

-0.37%

7:50 PM

Yuan (USD-CNY)

6.4176

0.0183

+0.29%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,995.00

-130.00

-0.92%

5/28/2018

Sumber : Bloomberg.com, 29/5/2018 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak variatif, di tengah kekhawatiran bahwa Saudi dan Rusia telah membahas peningkatan produksi minyak OPEC dan non- OPEC sebesar 1 juta barel per hari (bph) untuk mengatasi potensi kekurangan pasokan dari Venezuela dan Iran. Kejatuhan harga saham di bursa global karean terpengaruh krisis Italia dan penguata dolar ikut mempengaruhi pergerakan harga minyak.
  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,15 (-1,7%) menjadi USD66,73 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 9 sen menjadi USD75,39 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, tetapi kenaikannya relatif terbatas karena terbebani apresiasi dolar. Krisis politik Italia, memprovokasi aksi jual besar-besaran di pasar keuangan Eropa, dan sebagian diantaranya dialihkan ke emas. Presiden Italia menetapkan pemilu ulang, menunjuk mantan pejabat Dana Moneter Internasional sebagai perdana menteri sementara dengan tugas merencanakan pemilu dan meloloskan APBN berikutnya. Menambah ketidakpastian di Eropa, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy akan menghadapi mosi atas kepemimpinannya. Pasar menunggu data inflasi Amerika, yang dapat memberikan petunjuk arah kenaikan suku bunga menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve, Juni.
  • Harga emas di pasar spot naik 0,35% menjadi USD1.302,21 per ounce.
  • Harga emas untuk pengiriman Juni turun USD4,70 menjadi USD1.299 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

powered by: IPOTNEWS.COM