News & Research

Reader

Bursa Siang: Ekspektasi Stimulus Global Dorong Market Regional Lagi, IHSG Tergelincir
Monday, January 25, 2021       12:30 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tergerus lagi pada akhir perdagangan sesi 1 hari Senin (25/1). IHSG berakhir di posisi 6.219 setelah terpangkas -1,39 persen (-88 poin).
Indeks LQ45 -1,01% ke 981.
Indeks IDX30 -0,97% ke 528.
Indeks IDX80 -1,22% ke 141.
Jakarta Islamic Indes (JII) -1,26% ke 642.
Indeks Kompas100 -1,22% ke 1,254.
Indeks Sri Kehati -0,98% ke 387.
Indeks SMInfra18 -1,81% ke 316.
Saham Teraktif: , , , , , , .
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi Rp10,56 triliun. Volume perdagangan sebanyak 113,16 juta lot saham. Investor asing net sell Rp50,48 miliar.
Nilai tukar rupiah drop 0,06 persen ke level Rp14.044 terhadap USD (12.00 PM).
Bursa Asia
Pasar saham Asia bertengger di zona hijau pada perdagangan sesi siang hari Senin (25/1) seiring kekhawatiran atas naiknya kasus infeksi virus corona dan penundaan pasokan vaksin dikalahkan oleh ekspektasi rencana stimulus fiskal senilai USD1,9 triliun untuk menghidupkan kembali ekonomi USA.
Kapasitas dana berubah positif pada instrumen surat utang untuk pertama kali dalam 3 tahun terakhir. Sementara anggota Parlemen USA memperdebatkan rencana stimulus fiskal covid19 senilai USD1,9 triliun dari Presiden Joe Biden. Investor berekspektasi anggaran tambahan pada akhirnya terwujud.
Begitu pula para trader memperkirakan Chairman the Fed Jerome Powell akan memberikan jaminan bahwa alokasi anggaran USD120 miliar untuk pembelian surat utang bulanan tidak akan berkurang dalam waktu dekat.
"Investor melihat keran aliran kebijakan moneter terbuka serta lebih banyak stimulus fiskal," kata Marc Chandler, Analis di Bannockburn Global Forex seperti dikutip Bloomberg. "Ditambah peluncuran vaksin, akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat seiring berjalannya tahun," tambahnya.
Market saham Korsel menguat tersignifikan se-regional saat sesi siang. Indeks Kospi melaju naik 1,27 persen. Market saham juga ke zona hijau. Indeks Nikkei 225 naik 0,4 persen dan Indeks Topix melompat 0,15 persen.
Pasar saham China bergerak lesu. Indeks Shanghai Composite drop tipis dan Indeks Shenzhen Component terkoreksi 0,293 persen. Sementara pasar saham Hong Kong menguat. Indeks Hang Seng melaju 1 persen.
Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia menguat 0,4 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) naik 0,38 persen.
Indeks dolar AS drop ke level 90,24 dari posisi sebelumnya pada level 90,6.
Kurs yen melemah ke 103,86 terhadap USD dibanding level sebelumnya di posisi 103,5.
Nilai tukar dolar Australia melemah di posisi $0,771 terhadap USD dari level sebelumnya di $0,776.
Minyak
Harga minyak melemah saat sesi pagi pada perdagangan hari Senin (25/1) di pasar komoditas Asia seiring penerapan lagi lockdown meningkatkan ketakutan tentang demand BBM global.
Minyak WTI drop 8 sen ke harga USD52,19 per barel. Minyak Brent melemah 15 sen ke harga USD55,26 per barel. (pkl 01.58 GMT).
(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM