News & Research

Reader

Bursa Siang: Kinerja Emiten Masih Jadi Sentimen, IHSG Bertahan Positif
Thursday, April 19, 2018       12:52 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berujung di zona positif pada jeda perdagangan hari Kamis (19/4). IHSG melaju +0,22 persen (+13 poin) ke level 6.333.
Indeks Kompas100 +0,19% ke posisi 1322. Indeks LQ45 +0,1% ke level 1035 poin. Indeks JII +0,34% ke 731 poin. IDX30 +0,08% ke level 564 poin. Indeks SM Infra18 +0,00% ke posisi 356. Indeks Sri Kehati +0,08% ke posisi 381.
Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah JPRS , , , , , , , , dan . Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,42 triliun dengan volume trading sebanyak 56,61 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp53,78 miliar.
Nilai tukar rupiah -0,07 persen di posisi Rp13.787 per USD. (12.00 pm).

Sector

% Change

Top Gainer

Last (Rp)

Change (+Rp)

Top Loser

Last (Rp)

Change (-Rp)

CONSUMER

0,11



775

155



164

-50

MINING

1,52



2.43

480



1.8

-300

AGRI

0,35



81

15

JPRS

166

-22

MANUFACTUR

0,34



1.07

165



264

-30

MISC -IND

0,76



316

46



82

-9

FINANCE

-0,09



1.96

240



430

-42

INFRASTRUC

0,25



238

24



750

-65

TRADE

-0,05

NAGA

250

22



107

-9

BASIC-IND

0,64



8.45

675



140

-11

PROPERTY

0,19



3.67

290



515

-35

source: idx.co.id

Bursa Asia
Market saham Asia menguat secara moderat pada perdagangan sesi pagi hari Kamis (19/4). Penguatan pasar saham regional terjadi di tengah menguatnya sentimen setelah Wall Street berakhir menguat tadi malam.
Berkat dukungan sektor material, pasar saham Jepang ke area positif. Indeks Nikkei 225 menghijau. Sedangkan saham-saham pabrikan baja dan logam non besi sebagai sektor yang melaju tersignifikan, naik masing-masing 2,78 persen dan 3,06 persen. Kedua sektor tersebut mendongkrak laju Indeks Topix.
Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 0,31 persen dengan dukungan saham-saham pabrikan baja dan manufaktur. Sedangkan sektor tekno mixed. Harga saham Samsung Electronics dari sektor tersebut naik 2,61 persen.
Adapun Indeks Hang Seng juga bergerak positif dengan topangan sektor energi yang naik 3,67 persen serta materila yang melaju 3,91 persen. Sektor energi melaju sehubungan lonjakan harga minyak di pasar global.
Sementara itu pasar saham China berada di zona hijau. Indeks benchmark, Shanghai dan Shenzhen melaju positif masing-masing 0,97 persen dan 0,94 persen.
Sedangkan Indeks S&P/ASX 200 di pasar Australia menguat 0,28 persen. Saham material melaju positif. Harga saham sektor mining unggulan seperti Rio Tinto menguat 2,75 persen.
Laju pasar saham Asia terjadi menyusul penguatan yang terjadi di bursa Wall Street. Pasar saham Amerika Serikat tersebut melaju seiring laba emiten periode kuartal pertama yang kuat sehingga melambungkan market. Berdasarkan data Thomson Reuters, 79 persen emiten dalam Indeks S&P 500 yang telah merilis kinerja mencatat kinerja melampaui perkiraan.
Pasar juga mencermati pertemuan antara Presiden USD Donald Trump dengan PM Jepang Shinzo Abe setelah kedua pemimpin tersebut berjanji untuk memulai negosiasi perdagangan.
"Pasar saham Jepang menyambut positif suasana pertemuan tersebut dalam situasi konferensi pers sama," kata Masayuki Kubota, Chief Strategist Rakutan Securities. Menurutnya eksporter Jepang sudah tentu mendapat manfaat dari perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara.
Indeks dolar AS menguat ke posisi 89,644. Sedangkan nilai tukar dolar AS terhadap yen melanjutkan penguatan di posisi 107,39 (pukul 12.12 pm)
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,43% ke level 22.254,82 (11.44 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,28% ke level 30.672,29.
Indeks Shanghai (China) +0,97% ke posisi 3.121,51.
Indeks Straits Times (Singapura) +1,17% ke level 3.599,50. (12.00 pm).
Oil
Di pasar komoditas Asia, harga minyak terpantau menguat pada perdagangan hari Kamis (19/4) pagi ke level tertinggi jika dihitung sejak akhir 2014. Harga minyak terdongkrak oleh kabar bahwa persediaan minyak USA turun serta Arab Saudi mendorong harga ke kisaran USD80-USD100 per barel dengan cara terus menahan pasokan.
Harga minyak Brent menguat 34 sen ke posisi USD73,82 per barel (pukul 03.25 GMT). Sementara minyak WTI melaju 28 sen ke level USD68,75 per barel.
(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM