News & Research

Reader

Bursa Sore: IHSG Terus Melaju Seiring Penguatan Indeks Saham Global
Thursday, May 24, 2018       16:59 WIB

Ipotnews - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut pada finis perdagangan hari Kamis (24/5). IHSG menguat +2,67 persen (+154 poin) ke level 5.946.
Indeks Kompas100 +3,25% ke posisi 1221. Indeks LQ45 +3,38% ke level 953 poin. Indeks JII +3,11% ke 687 poin. IDX30 +3,58% ke level 517 poin. Indeks Sri Kehati +2,68% ke posisi 352.
Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah , , , , , , , , dan . Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp8,23 triliun dengan volume trading sebanyak 84,18 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp684,58 miliar.
Sektor finansial masih menjadi penopang utama kenaikan IHSG setelah sektor tersebut naik paling signifikan 3,36 persen. Selanjutnya sektor infrastruktur yang naik 3,14 persen di peringkat kedua. Saham-saham finansial yang menguat , , , , , , . Sedangkan saham sektor infra yang menguat , , , , dan .
Tim Riset Indo Premier Sekuritas menilai penguatan indeks saham bursa global ikut jadi sentimen positif bagi IHSG selain karena sikap the Fed yang tidak tergesa-gesa menaikkan suku bunga acuan.
Nilai tukar rupiah +0,42 persen di posisi Rp14.132 per USD. (16.00 pm).
Bursa Asia
Sebagian besar market saham Asia melemah pada akhir perdagangan hari Kamis (24/5). Para pemodal bersikap hati-hati atas perkembangan terkini hubungan dagang global karena perselisihan antara USA dan China masih menjadi fokus.
Tekanan di pasar saham Jepang berlanjut setelah Indeks Nikkei 225 turun 252 poin seiring penguatan yen. Nilai tukar yen menguat 0,4 persen terhadap USD di posisi 109,58 yen. Indeks Topix turun 1,21 persen.
Koreksi pada saham-saham finansial unggulan menekan market saham Australia seiring pelemahan Indeks S&P/ASX200 sebesar 0,08 persen. Sementara Indes Kospi di pasar saham Korsel juga tertekan, turun 0,24 persen setelah sempat menguat di sesi awal perdagangan.
Di market saham Hong Kong, Indeks Hang Seng menguat tipis. Sementara pasar saham China bergerak lesu. Acuan seluruh market saham Asia Pasicifik, Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,18 persen.
Kabar yang beredar menginformasikan Departemen Perdagangan USA memulai investigasi atas impor otomotif berdasarkan alasan keamanan nasional. Pengumuman mengejutkan muncul di saat friksi yang memburuk atas hubungan dagang antara USA dan sejumlah negara mitranya.
Saham-saham otomotif dari Korsel bergerak melemah. Saham Hyundai turun 3,11 persen. Kia Motors turun 2,82 persen. Pabrikan otomotif dari Jepang seperti Toyota Motor melemah 3,05 persen. Honda Motor turun 3,39 persen.
Presiden USA Donald Trump pada Rabu kemarin menilai kerangka kerja sama terkini yang dipakai dalam negosiasi dagang dengan China terlalu sulit untuk dilakukan. Dia menyatakan tidak puas dengan negosiasi tersebut.
Analis pada State Street Global Market, Dwyfor Evans menyebut sengketa dagang USA-China seperti game yang tidak jelas kapan berakhir sebagai ini bukan sebuah game lagi hanya menargetkan negara tertentu. Tentu ini berlebihan bagi negara lain dan juga mitra lainnya juga. Evans menduga ini kemungkinan murni soal enam bulan menjelang pemilihan sela di AS.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -1,11% ke posisi 22.437,01.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,31% ke level 30.760,41.
Indeks Shanghai (China) -0,45% ke posisi 3.154,65.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,93% ke level 3.528,92.
Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat pada menit-menit awal perdagangan hari Kamis (24/5) pagi waktu setempat. Para pemodal memonitor kinerja emiten dan bereaksi terhadap kemunduran terkini negosiasi hubungan dagang antara USA dan China.
Indeks FTSE (Inggris) +0.10% ke level 7.796,51.
Indeks DAX (Jerman) +0.10% di posisi 12.989,22.
Indeks CAC (Perancis) +0.42% pada level 5.589,19.
Oil
Harga minyak lanjut melemah pada perdagangan hari Kamis (24/5) Sore di pasar Asia di tengah ekspektasi anggota OPEC akan menaikkan produksi dalam menghadapi kekhawatiran atas masalah pasokan dari Iran dan Venezuela.
Harga minyak Brent drop 37 sen ke posisi USD79,43 per barel (06.10 GMT). Sementara minyak WTI melemah 27 sen ke level USD71,57 per barel.
(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM