News & Research

Reader

Bursa Sore: Market Regional Terkerek Data Ekonomi China, IHSG Tetap di Zona Merah 
Tuesday, April 13, 2021       15:33 WIB

Ipotnews - IHSG tetap berada di teritori pelemahan hingga akhir perdagangan hari Selasa (13/4) meski koreksi tersebut sedikit tertahan. IHSG berkurang 22 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.927.
Indeks LQ45 -0,13% ke 881.
Indeks IDX30 +0,01% ke 469.
Indeks IDX80 -0,02% ke 127.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,18% ke 587.
Indeks Kompas100 -0,36% ke 1.126.
Indeks Sri Kehati -0,47% ke 340.
Indeks SMInfra18 +1,85% ke 292.
Saham Teraktif: , , , , , , .
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi Rp9,31 triliun. Volume perdagangan sebanyak 166,97 juta lot saham. Investor asing net sell Rp459,91 miliar.
Nilai tukar rupiah drop 0,07 persen ke level Rp14.605 terhadap USD (03.30 PM).
Bursa Asia
Pada trading hari Selasa (13/4), market saham Asia perlahan bergerak positif secara meluas setelah ekspor China tumbuh kuat selama bulan Maret dan Impor di periode yang sama rebound memberikan kegembiraan investor bahwa demand domestik membaik sebagai bagian pemulihan dari pandemi.
"China diuntungkna karena pemulihan ekonomi tetapi ekonomi global juga semakin cepat dan itu akan mengurangi kinerja ekspor China di kuartal-kuartal mendatang," kata John Woods, Analis di Credit Suisse wilayah Asia Pasifik seperti dikutip Reuters.
Data perdagangan tersebut membantu perubahan arah pasar saham Asia setelah sesi tadi pagi lemah menyusul koreksi yang terjadi di pasar saham Wall Street di USA.
Presiden the Fed Boston, Eric Rosengren pada Senin awal pekan ini mengatakan, ekonomi USA akan rebound signifikan tahun ini karena faktor kebijakan fiskal dan likuiditas yang lebih longgar tetapi pasar lapangan kerja masih menghadapi pelemahan. Kata dia, dengan inflasi masih di bawah target 2 persen, kebijakan moneter sangat akomodatif saat ini tetap sesuai.
Data inflasi USA akan dirilis hari Selasa pekan ini waktu setempat. Yield US Treasury tenor 10 tahun berada di level 1,6943 persen, masih di bawah posisi tertinggi 1,776 persen yang dicapai pada 30 Maret lalu.
Saat akhir perdagangan, Indeks Nikkei 225 di pasar saham Jepang melompat naik 0,72 persen ke 29.751. Indeks Topix juga menguat. Topix melaju 0,2 persen ke 1.958. Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergerak positif, naik sebesar 1,07 persen ke level 3.169.
Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng naik tipis sebesar 0,01 persen ke 28.456. Sementara Indeks Shanghai Composite di bursa saham China bergerak melemah 0,48 persen ke level 3.396 dan Indeks Shenzhen Component naik 0,242 persen ke 13.528.
Ekspor China periode Maret naik 30,6 persen (YoY), di bawah ekspektasi para analis sebesar 35,5 persen. Sedangkan impor naik 38,1 persen atau di atas perkiraan sebesar 23,3 persen.
Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bergerak menguat tipsi ke 6.976. Adapun Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) bergerak naik 0,4 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 92,124 dari sesi sebelumnya di posisi 92,8.
Kurs yen melaju tipis ke posisi ke 109,31 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 109,5.
Nilai tukar dolar Australia lesu ke posisi $0,761 dari sesi sebelumnya di $0,765.
Bursa Eropa
Market saham Eropa berubah arah menguat setelah landai di menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (13/4) pagi waktu setempat. Para pemodal di bursa Eropa wait and see data penting perekonomian serta dimulainya periode rilis laporan kinerja emiten.
Indeks DAX +0,18% ke level 15.241.
Indeks FTSE +0,02% di posisi 6.890.
Indeks CAC +0,25% pada level 6.176.
Minyak
Harga minyak menguat naik saat sesi sore pada perdagangan hari Selasa (13/4) di pasar komoditas Asia seiring data perekonomian China menunjukan pertumbuhan impor China melonjak. Juga faktor kelompok Houthi di Yaman mengatakan pihaknya telah menembakkan rudal ke ladang minyak Arab Saudi.
Minyak WTI naik 32 sen per barel ke harga USD60,02 per barel. Minyak Brent melaju 37 sen per barel ke harga USD63,65 per barel. (pkl 06.56 GMT).
(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM