News & Research

Reader

China Importir Terbesar Oil Dilanda Wabah Virus Corona, Harga Minyak Turun Tajam
Saturday, January 25, 2020       07:41 WIB

Ipotnews - Posisi harga minyak menorehkan level terburuk sejak Juli karena wabah virus corona terus menekan harga.
Perlambatan ekonomi china akan berdampak pada demand karena China adalah importir minyak terbesar di dunia. Impor minyak China mencapai rekor sebesar 10,12 juta barel per hari pada 2019, demikian menurut data Bea Cukai China.
Minyak WTI turun 2,5 persen ke level USD54,19 per barel. Brent turun 2,2 persen ke harga USD60,69 per barel.
Virus Corona pertama kali diidentifikasi pada 31 Desember di kota Wuhan di China. Virus ini telah menewaskan 26 orang di China dan menginfeksi lebih dari 900 di seluruh dunia. CNBC memberitakan virus tersebut telah menyebar ke Jepang, Thailand, Vietnam, Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Lebih dari 33 juta orang di China terkena pembatasan perjalan di China. Hal ini akan berdampak pada permintaan terhadap bahan bakar pesawat. Di sisi lain saat ini adalah waktu yang penting karena bertepatan dengan tahun baru Imlek di China yang merupakan migrasi manusia terbesar di dunia.
"Ketika kota ditempatkan di bawah karantina dan angkutan umum ditutup akan mengurangi aktivitas ekonomi dan berdampak negatif terhadap permintaan energi, termasuk minyak," kata Raymond James John Freeman seperti dikutip CNBC .
Dengan mengambil contoh kasus wabah SARS tahun 2002 sebagai referensi, JP Morgan menyatakan bahwa jika wabah corona berkembang menjadi epidemi gaya SARS setidaknya akan memangkas harga minyak hingga USD 5 per barel.
(reuters/cnbc)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM