News & Research

Reader

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) bakal melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue
Wednesday, September 15, 2021       08:48 WIB

Download PDF

PT Allo Bank Indonesia Tbk () bakal melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 15 Oktober 2021 mendatang untuk meminta persetujuan rights issue. RUPSLB guna menetapkan jumlah saham yang ditawarkan dalam rights issue tersebut. Juga penetapan harga pelaksanaan PMHMETD. Tujuan penambahan modal agar memenuhi kriteria Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti ( KBMI ) 2 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, diatur ketentuan KBMI 2 disyaratkan dengan modal inti lebih dari Rp 6 triliun Dana segar itu juga akan digunakan dalam mengembangkan kegiatan usaha dalam bidang kredit dengan inovasi teknologi atau bank digital.
Adapun rencana, bank yang miliki PT Corpora ini berencana melepaskan 11 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanaan akan ditetapkan kemudian oleh direksi setelah mendapatkan kuasa dari RUPSLB. Perkiraan periode pelaksanaan penambahan modal setelah mendapat persetujuan RUPSLB yang direncanakan diselenggarakan pada tanggal 15 Oktober 2021. Dengan demikian pelaksanaan PMHMETD sesuai ketentuan yang berlaku paling lambat 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaksanaan RUPSLB. Sebelumnya, pada 10 September 2021, mendapatkan persetujuan produk baru, aplikasi, sistem utama dan sistem penunjang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rinciannya, untuk bank digital berupa time deposit, transfer, top up, bill payment, payment, aaccount statement, dompet elektronik, pay later, instant cash, dan QRIS MPM.

Sumber : IPS RESEARCH

powered by: IPOTNEWS.COM