Ini Alasan Orang Masih Takut Investasi, Padahal ...
Thursday, September 19, 2019       13:18 WIB

Pada era digital saat ini investasi pada berbagai instrumen sangat mudah dilakukan. Jenis investasi pun semakin beragam. Sayangnya, kemudahan akses dan keberagaman investasi ini tidak otomatis membuat sebagian besar masyarakat berpartisipasi aktif dalam berinvestasi. Masih cukup banyak orang yang enggan berinvestasi, karena "dogma" negatif yang beredar di masyarakat masih cukup kuat. "Dogma-dogma" tersebut antara lain :
Investasi Akan Menyebabkan Kehilangan Uang
Yang namanya investasi tentu mengandung risiko-risiko tertentu. Risiko-risiko tersebut berbanding lurus dengan tingkat  return  yang dihasilkan. Semakin tinggi tingkat  return  yang dihasilkan, akan semakin tinggi pula risiko yang ada. Risiko ini merupakan bagian dari investasi yang tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Risiko investasi tentu saja dapat diminimalisir dengan strategi tertentu dan bergantung dari jenis investasi yang dipilih. Dalam investasi reksa dana misalnya, reksa dana jenis saham merupakan jenis reksa dana yang  high risk . Tetapi jika kita tidak berani mengambil risiko tersebut, maka kita dapat mengganti investasi tersebut dengan alternatif lain yang risikonya cenderung rendah. Dengan demikian, investasi tidak selalu menyebabkan kehilangan uang, tetapi bergantung dari bagaimana calon investor menyikapi risiko-risiko tersebut.
Investasi Membutuhkan Modal Besar
"Dogma" menyesatkan yang satu ini memang sudah mengakar pada masyarakat. Investasi yang ada dalam benak sebagian besar masyarakat adalah investasi saham yang membutuhkan banyak modal dalam jumlah yang besar. Padahal, saat ini banyak jenis investasi yang dapat dimulai dengan hanya Rp100.000,- saja. Misalnya seperti reksa dana pasar uang MNC Dana Lancar yang dapat dimulai dengan Rp100.000 melalui aplikasi IPOTPAY. Selain itu, ada juga investasi lain dalam bentuk menabung emas yang juga dapat dicicil mulai puluhan ribu rupiah. Pilihan investasi dengan modal minim sudah banyak tersedia saat ini, sehingga kita tidak perlu lagi beranggapan bahwa investasi membutuhkan modal yang besar.
Investasi Itu Rumit dan Perlu Pengetahuan Khusus
Siapa bilang investasi itu rumit dan perlu pengetahuan khusus? Saat ini sudah tersedia investasi yang mudah serta tidak perlu banyak  effort  dalam mempelajari atau memantau investasi kita secara berkala. Investasi jenis apa yang dimaksud? Tentu saja reksa dana. Pada investasi reksa dana, pembukaan akun baru dapat dengan mudah dilakukan melalui aplikasi seperti aplikasi IPOT . Dengan hanya bermodalkan kuota internet dan uang Rp100.000, kita sudah bisa mulai berinvestasi.
Disamping itu, tanpa perlu pengetahuan khusus pun reksa dana dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin berinvestasi, namun tidak punya waktu atau pengetahuan khusus perihal investasi. Mengapa demikian? Karena dana reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang bertugas untuk memastikan bahwa dana yang diinvestasikan terkelola dengan baik. Kalau pun Anda berkeinginan mengetahui dunia investasi secara mendalam, saat ini banyak seminar, video edukasi maupun informasi seputar investasi yang dapat dengan mudah diakses pada sosial media maupun situs jejaring video seperti YouTube.
Investasi merupakan pilihan yang dapat kita manfaatkan dengan bijak. Kendati demikian, tidak semua orang mampu berinvestasi dengan bijak. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk senantiasa belajar dan menggali informasi terlebih dahulu sebelum memulai investasi dalam bentuk apa pun.

Sumber : MNC Asset Management

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Tuesday, Jan 28, 2020 - 10:14 WIB
Punya aset Rp 56,8 triliun, Lippo Karawaci (LPKR) jadi raja properti
Tuesday, Jan 28, 2020 - 10:02 WIB
Chandra Asri Tawarkan Obligasi Rp 750 Miliar
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:36 WIB
Integrasikan Investasi Riil dan Portofolio, BEI Gandeng BKPM
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:33 WIB
Seluruh Sektor Merah, IHSG Melemah 0,85% di Pembukaan
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:23 WIB
Technical Analisis : XISC : Buy
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:23 WIB
Technical Analisis : XIJI : Buy
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:21 WIB
Target Price UNTR
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:21 WIB
Technical Analisis : XIIF : Buy
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:19 WIB
Technical Analisis : Indofood CBP Sukses Makmur : Buy
Tuesday, Jan 28, 2020 - 09:18 WIB
Technical Analisis : Indofood Sukses Makmur : Buy