BBRI Salurkan KUR Perumahan Rp10,6 Triliun, Realisasi Unit Tembus 167% Dari Target
Tuesday, July 28, 2026       14:35 WIB
  • telah menyalurkan KUR Perumahan Rp10,6 triliun hingga Juli 2026 atau 88,3% dari target, dengan realisasi 77.592 unit atau 167% dari target 46.230 unit.
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi BRI sebagai bank dengan kinerja penyaluran KUR Perumahan terbaik dan kontributor terbesar dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.
  • optimistis memenuhi target KUR Perumahan 2026, didukung bunga subsidi 6% per tahun yang menjaga cicilan tetap terjangkau dan mendorong tingginya permintaan masyarakat.

Ipotnews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: ) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp10,6 triliun hingga Juli 2026 atau setara 88,3% dari target Rp12 triliun yang diberikan pemerintah.
Dari sisi jumlah unit, penyaluran telah mencapai 77.592 unit atau 167% dari target 46.230 unit, memperkuat posisi BRI sebagai bank dengan kontribusi terbesar dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.
Dalam pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (21/7), Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan capaian penyaluran KUR Perumahan BRI telah mendekati target yang ditetapkan pemerintah sehingga ruang peningkatan target masih terbuka.
"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," kata Hery dalam siaran pers, Selasa (28/7).
Selain KUR Perumahan, BRI juga terus mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP ). Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang telah disalurkan BRI mencapai 19.075 unit.
Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi terhadap kinerja BRI yang dinilai menjadi bank dengan pencapaian terbaik dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurutnya, kontribusi BRI menjadi yang terbesar dibandingkan perbankan lainnya.
"Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI," kata Maruarar.
Data perseroan menunjukkan BRI memegang porsi strategis dalam Program 3 Juta Rumah. Dari target nasional penyaluran KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, BRI memperoleh target sebanyak 46.230 unit atau sekitar 52,2% dari target nasional. Dari sisi plafon pembiayaan, target BRI mencapai 24% dari total target nasional.
Secara keseluruhan dalam program pembiayaan perumahan nasional, BRI juga mendapat mandat menyalurkan pembiayaan untuk 148.535 unit atau sekitar 34,5% dari target nasional sebanyak 430.535 unit.
Perseroan menegaskan optimistis dapat memenuhi target penyaluran KUR Perumahan hingga akhir 2026 seiring tingginya minat masyarakat terhadap program pembiayaan bersubsidi tersebut.
"KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Jadi, pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau. Hal tersebut membuat masyarakat antusias. Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun," jelas Hery.
Melalui pencapaian tersebut, BRI kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas nasional.(Adhitya/AI)

Sumber : admin