BBTN Berikan Tips Jitu Investasi Aman Untuk Pemula
Friday, August 28, 2026       13:05 WIB
  • Pemahaman dasar investasi menjadi fondasi agar keputusan lebih rasional.
  • Sekuritas kredibel dan penggunaan dana yang tepat dapat menjaga keamanan finansial.
  • Kendalikan emosi serta tetap realistis untuk hasil jangka panjang.

Ipotnews -- Memulai investasi seringkali menjadi tantangan bagi pemula. Namun, dengan strategi yang tepat, langkah awal bisa terasa lebih aman dan terarah.
Corporate Secretary PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (), Ramon Armando, melalui laman resmi perseroan mengulas delapan panduan praktis yang dapat dijadikan pegangan bagi investor pemula. Ia menjelaskan bahwa memulai investasi untuk pemula tidak harus rumit atau menakutkan.
"(Pertama) perlu memahami dasar-dasar investasi, mengenali profil risiko, dan memilih instrumen yang sesuai, kamu sudah melangkah lebih dekat menuju masa depan keuangan yang lebih aman dan terencana. Ingat, investasi bukan tentang cepat kaya, tetapi tentang konsistensi, disiplin, dan keputusan yang cerdas," kata Ramon dalam keterangannya, Jumat (28/8).
Kedua ia menganjurkan untuk menentukan perusahaan sekuritas yang kredibel. Dijelaskan bahwa setiap sekuritas memiliki ketentuan berbeda, mulai dari biaya transaksi hingga kualitas layanan. Selain itu, disiplin dalam penggunaan dana juga menjadi sorotan.
"(Ketiga) investasi harus menggunakan dana yang tidak mengganggu kebutuhan pokok. Hindari memakai pinjaman atau dana darurat," jelas Ramon.
Langkah keempat adalah dengan menyusun rencana investasi agar keputusan investasi lebih terarah. Rencana ini mencakup tujuan investasi, pilihan aset, serta batasan kapan harus membeli atau menjual. Dengan perencanaan yang jelas, kamu tidak mudah terbawa suasana saat pasar berfluktuasi.
"Disiplin terhadap rencana yang telah dibuat akan membantu kamu menjaga konsistensi dan menghindari keputusan impulsif yang berpotensi merugikan," katanya.
Langkah kelima adalah memilih instrumen dan perusahaan yang tepat. Sebelum membeli aset investasi, luangkan waktu untuk mempelajari kualitas perusahaan atau produk yang dipilih. Perhatikan rekam jejak, kinerja keuangan, serta posisi perusahaan dalam industrinya.
Keenam yaitu mempelajari cara menilai investasi secara objektif sebab seiring waktu, investor pemula akan semakin terbiasa melihat pergerakan nilai investasi. Namun, keputusan yang baik tetap perlu didasarkan pada analisis, bukan sekadar intuisi atau ikut-ikutan.
Ketujuh adalah tetap realistis dan kendalikan emosi sebab investasi adalah proses jangka panjang yang membutuhkan kesabaran. Oleh karenanya menetapkan ekspektasi yang masuk akal dan tidak tergoda janji keuntungan instan menjadi kunci utama.
Kedelapan yaitu waspada dan pastikan keamanan investasi dengan cara mengenali profil investasi agar pilihan produk sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko. Pastikan lembaga yang menawarkan produk memiliki izin resmi dan berada di bawah pengawasan regulator yang jelas.
"Bacalah seluruh ketentuan dengan saksama agar kamu memahami manfaat, biaya, serta risiko yang ada," katanya.
(Marjudin/ AI)

Sumber : admin