BBTN Guyur Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Dukung Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
Sunday, May 31, 2026       19:07 WIB
  • BTN menyalurkan fasilitas pembiayaan Rp1,5 triliun kepada Pindad.
  • Dana digunakan untuk produksi Maung MV3, amunisi, dan water canon.
  • Kerja sama mendukung penguatan industri pertahanan nasional.

Ipotnews - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk () dan PT Pindad (Persero) menyepakati Perjanjian Kerja Sama Loan Facility sebesar Rp1,5 triliun, sejalan dengan upaya perseroan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dan menyukseskan berbagai program unggulan nasional.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, penguatan industri pertahanan dalam negeri menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional.
Terlebih, lanjut Nixon, saat ini pemerintah menempatkan industri pertahanan sebagai salah satu sektor prioritas nasional, tecermin dari anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai lebih dari Rp180 triliun dan menjadikannya sebagai salah satu anggaran terbesar tahun ini.
"Kami berharap dengan dukungan BTN ini akan meningkatkan kapasitas produksi Pindad yang tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga akan menciptakan efek berganda terhadap industri baja, logam, elektronika, manufaktur, logistik, serta menyerap ribuan tenaga kerja nasional," ujar Nixon dalam keterangannya, Minggu (31/5).
Guna mendukung kelancaran sejumlah proyek strategis Pindad, mengucurkan fasilitas Corporate Loan Facility mencapai Rp1,5 triliun yang terdiri dari Fasilitas Cash Loan (KMK Kontraktor) sebesar Rp125 miliar, serta Fasilitas Non-Cash Loan berupa Bank Garansi, SKBDN dan LC dengan sub-limit Trust Receipt Rp1,375 triliun.
Lebih lanjut Nixon menjelaskan, dukungan pembiayaan tersebut untuk memastikan kelancaran berbagai proyek strategis Pindad yang berasal dari Kementerian dan Lembaga (K/L), baik bersumber dari APBN murni maupun skema pinjaman dalam dan luar negeri.
Pada tahap awal, fasilitas pendanaan yang ditandatangani 29 Mei 2026 tersebut difokuskan untuk mendukung beberapa program unggulan milik Pindad, seperti produksi Maung MV3 yang merupakan kendaraan operasional nasional, produksi berbagai jenis amunisi untuk mendukung kesiapan pertahanan dan water canon untuk mendukung kebutuhan menjaga keamanan dan ketertiban.
Nixon menyampaikan, kerja sama tersebut juga sekaligus membuktikan transformasi bisnis BTN melalui strategi Beyond Mortgage. Sebagai bank yang selama ini dikenal sebagai pemimpin pasar KPR, terus bertransformasi menjadi bank yang lebih modern, adaptif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Melalui transformasi yang dilakukan BTN, ujar Nixon, perseroan tidak hanya hadir untuk membiayai perumahan rakyat, tetapi juga mulai berperan lebih luas dan agresif dalam mendukung sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas pemerintah.
"Kami berharap kerja sama ini menjadi awal dari kolaborasi yang jauh lebih luas antara BTN dan Pindad di masa mendatang. Kami juga siap untuk terus menjadi mitra keuangan strategis bagi Pindad dalam mendukung ekspansi bisnis, penguatan industri pertahanan nasional, serta berbagai proyek strategis lain yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," papar Nixon.
Menurut Direktur Utama Pindad, Sigit Puji Santosa, dukungan pembiayaan dari BTN akan memperkuat kapasitas produksi Pindad dalam memenuhi berbagai kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional. "Dukungan tersebut akan memperkuat kemampuan kami dalam menjalankan berbagai proyek strategis nasional, mulai dari produksi kendaraan operasional Maung MV3, amunisi hingga berbagai produk pertahanan dan keamanan lainnya yang dibutuhkan negara," tutur Sigit. (Budi/AI)

Sumber : Admin