- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membagikan total dividen Rp476,96 per saham atau Rp44,47 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,29 triliun (DPR 70%)
- Dividen interim Rp100 per saham (Rp9,32 triliun) sudah dibayar, sehingga sisa dividen final Rp376,96 per saham atau Rp35,15 triliun
- Sebesar Rp11,82 triliun (21%) ditetapkan sebagai laba ditahan, sementara direksi diberi wewenang mengatur jadwal dan mekanisme pembayaran dividen
Ipotnews - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk () menyetujui total pembagian dividen tunai sebesar Rp476,96 per saham atau setara Rp44,47 triliun, yang dananya bersumber dari laba bersih Tahun Buku 2025 sebesar Rp56,29 triliun.
Berdasarkan hasil RUPST yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4), penetapan total dividen Rp44,47 triliun tersebut setara dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 70 persen. Pada 14 Januari 2026, Bank Mandiri telah mendistribusikan dividen interim sebesar Rp9,32 triliun atau senilai Rp100 per saham.
Dengan demikian, sisa dividen atau dividen final akan dibayarkan kepada para pemegang saham sebesar Rp35,15 triliun atau senilai Rp376,96 per saham. "Dividen untuk Tahun Buku 2025 dibayarkan secara proporsional kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada pencatatan (recording date)," demikian disebutkan dalam ringkasan hasil RUPST .
Rapat juga menyetujui sebesar 21 persen atau sejumlah Rp11,82 triliun untuk digunakan sebagai saldo laba ditahan. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan hak substitusi untuk melakukan penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran dividen untuk Tahun Buku 2025.(Budi/AI)
Sumber : admin