- STOXX 600 naik 0,12% ditopang saham barang mewah.
- Richemont melonjak, sementara saham teknologi melemah.
- Pasar mencermati konflik Timur Tengah dan prospek suku bunga.
Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa menguat, Rabu, ditopang lonjakan saham sektor barang mewah (luxury), yang berhasil menutupi pelemahan saham sektor teknologi dan telekomunikasi, meski eskalasi konflik di Timur Tengah masih membayangi sentimen pasar.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,12% menjadi 642,84, mencerminkan sikap hati-hati investor yang masih mencermati perkembangan geopolitik di tengah dimulainya musim laporan keuangan emiten kuartal kedua, seperti dilansir Reuters dan CNBC , di Bengaluru, Rabu (15/7) atau Kamis (16/7) dini hari WIB.
Pelaku pasar sebelumnya berharap musim laporan keuangan yang dimulai pekan ini dapat mengalihkan perhatian investor dari ketegangan geopolitik menuju fundamental perusahaan sehingga mampu menjadi katalis baru bagi penguatan pasar saham.
Namun, hingga pertengahan pekan, STOXX 600 baru mencatat kenaikan sekitar 0,27%, menunjukkan optimisme pasar masih terbatas. Salah satu emiten teknologi terbesar Eropa, ASML , bahkan ditutup turun 0,41% meski perusahaan tersebut meningkatkan proyeksi penjualan untuk 2026. Saham ASML sempat menguat pada awal perdagangan sebelum akhirnya berbalik melemah.
Kinerja pasar yang relatif datar juga mencerminkan tingginya ekspektasi investor terhadap laporan keuangan perusahaan. Di tengah konflik yang terus berkecamuk antara Amerika Serikat dan Iran, emiten dituntut membukukan kinerja yang jauh lebih baik untuk mampu menarik kembali minat investor terhadap aset berisiko.
"Kita memang melihat ada sejumlah kabar positif dari laporan keuangan dan beberapa saham di Eropa, tetapi secara keseluruhan pasar cenderung mengambil sikap lebih defensif karena risiko geopolitik kembali meningkat," ujar Kepala Strategi Makro State Street, Michael Metcalfe.
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan gelombang baru serangan terhadap Iran. Sebagai respons, Teheran mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi dari kawasan, sehingga memicu kekhawatiran baru terhadap pasokan energi global.
Perkembangan tersebut juga memunculkan ketidakpastian mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia. Investor kini berupaya menilai sejauh mana perang dapat mendorong inflasi dan memengaruhi keputusan kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang.
Di Eropa, pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Rabu menyerukan kehati-hatian dalam menentukan arah suku bunga. Meski demikian, mereka belum melihat perlunya kebijakan moneter yang lebih ketat karena dampak inflasi lanjutan (second-round inflation) yang selama ini dikhawatirkan belum terlihat.
Di tingkat regional, indeks acuan Jerman menjadi salah satu yang berkinerja paling lemah dengan penurunan 0,59% atau 147,50 poin menjadi 24.999,53, dipicu anjloknya saham Infineon Technologies sebesar 6,28%.
Namun, Benjamin Hall, Vice President Alpha Research Segal Marco Advisors, menilai rencana pemerintah Jerman meningkatkan belanja pertahanan akan menjadi pendorong positif bagi pasar saham dalam jangka panjang.
Menurut dia, peningkatan anggaran pertahanan yang telah direncanakan pemerintah cukup besar untuk menopang pertumbuhan sektor terkait selama beberapa tahun ke depan.
Pekan lalu, kabinet Jerman menyetujui rancangan awal anggaran 2027 yang mencakup peningkatan investasi publik serta belanja pertahanan guna melindungi perekonomian negara tersebut dari dampak lonjakan harga energi akibat perang dan mengatasi kekurangan investasi yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Sementara, indeks FTSE 100 Inggris menyusut 0,13% atau 13,47 poin jadi 10.515,92, sedangkan CAC Prancis menguat 0,19% atau 15,58 poin ke posisi 8.382,43.
Berdasarkan sektor, saham teknologi melorot 0,53%, sementara indeks saham barang mewah--yang menjadi sektor dengan kinerja terburuk sepanjang tahun ini--melonjak 3,22%.
Kenaikan sektor barang mewah dipimpin Richemont, yang melesat 6,68% setelah membukukan kinerja kuartal pertama melampaui ekspektasi pasar. Hasil positif tersebut ditopang tingginya permintaan produk perhiasan perusahaan di kawasan Asia dan Amerika.
Di sisi lain, saham pengembang perangkat lunak Nagarro merosot 1,82% setelah otoritas pengawas keuangan Jerman, BaFin, memulai enforcement review atas laporan keuangan konsolidasian perusahaan tahun 2022.
Sementara itu, saham peritel bahan makanan asal Swedia, Axfood, anjlok 14,89% setelah perusahaan melaporkan kinerja keuangan kuartalan yang berada di bawah ekspektasi analis. (Reuters/CNBC/AI)
Sumber : Admin