Bursa Pagi:Asia Dibuka Melaju, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Tuesday, April 07, 2026       08:29 WIB
  • Bursa saham Asia menguat mengikuti Wall Street, di tengah perhatian pasar pada konflik AS-Iran serta ancaman Trump untuk membuka Selat Hormuz.
  • Meski retorika meningkat, kedua pihak masih membahas kerangka perdamaian, harga minyak ikut naik akibat kekhawatiran pasokan global.
  • IHSG diperkirakan bergerak terbatas di tengah tekanan sentimen global, nilai tukar rupiah, dan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.

Ipotnews - Bursa saham utama Asia pagi ini, Selasa (7/4), dibuka menguat, mengikuti kenaikan indeks acuan di bursa Wall Street. Pelaku pasar terus mencermati perkembangan perang Iran.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menargetkan infrastruktur sipil Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dalam waktu kurang dari 24 jam. Namun Trump memberi sinyal bahwa negosiasi sedang berlangsung serius.
Trump kembali menuntut Iran membuka Selat Hormuz sebelum Selasa pukul 20.00 waktu setempat, dan mengancam akan menghancurkan jembatan dan pembangkit listrik jika tenggat tidak dipenuhi. Ia memperingatkan Iran bisa "dilumpuhkan dalam satu malam" jika tidak membuka kembali Selat Hormuz.
AS dan Iran tengah mempertimbangkan kerangka kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lima minggu. Teheran menolak tekanan untuk membuka selat di bawah gencatan senjata sementara, dan menuntut akhir perang permanen.
Sejauh ini Iran menolak proposal gencatan senjata AS, dan mengajukan rencana 10 poin, termasuk penghentian konflik regional, jaminan keamanan pelayaran di Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi.
Trump menilai proposal tersebut sebagai langkah signifikan, meski belum memadai, dan menyatakan akan melihat perkembangan selanjutnya.
Laman CNBC melaporkan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk Mei naik 0,93% menjadi USD113,46 per barel pada pukul 20.45 ET, sementara minyak Brent untuk pengiriman Juni menguat sekitar 0,54% ke USD110,36 per barel.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan laju kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 1,4%. Indeks berlanjut melompat 2,28% ke level 8.775,4 pada pukul 8:15 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 1,5%, dan berlanjut melonjak 1,67% ke 5.541,61.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak meningkat 0,55% ke 53.709,78, setelah dibuka naik 0,35%.
Bursa saham Hongkong hari ini masih tutup karena libur Paskah.
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan masih akan mengalami tekanan dan bergerak terbatas, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan penurunan 0,53% ke 6.989,43. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF    ( EIDO ), di New York Stocks Exchange melorot 0,71% ke USD 15,38.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih bergerak  sideways  dengan kecenderungan terbatas. Indeks berpeluang menguat terbatas namun dibayangi sentimen terhadap perkembangan geopolitik, pergerakan nilai tukar rupiah, serta tekanan dari saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan yang tinggi. Secara teknikal, IHSG akan berada dalam rentang area  support  di 6.900-6.950 dan  resistance  di 7.050-7.100.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat tipis. Investor mencermati potensi negosiasi gencatan senjata AS dan Iran. Trump mengancam eskalasi jika Selat Hormuz tetap ditutup. Iran dilaporkan menolak proposal gencatan senjata langsung dari AS dan menghendaki penghentian perang secara permanen. Sektor jasa AS menunjukkan ekspansi sepanjang Maret, namun lebih lambat dari perkiraan. AS menambah 178.000 lapangan kerja sepanjang Maret, melebihi ekspektasi 60.000.
Dari 11 sektor utama S&P 500, layanan komunikasi mencatat kenaikan terbesar, sementara utilitas paling tertinggal. Saham sektor perjalanan dan rekreasi, dirgantara dan pertahanan, serta konstruksi perumahan tampil  outperform . Saham Soleno Therapeutics melambung 32,3%. Kenaikan harga bitcoin juga turut mendorong saham perusahaan terkait kripto. Coinbase melonjak 1,9%. Strategy melesat 6,6%.
  • Dow Jones Industrial Average naik 0,36% di 46.669,88.
  • S&P 500 naik 0,44% menjadi 6.611,83.
  • Nasdaq Composite naik 0,54% ke 21.996,34.

Bursa saham utama Eropa masih tutup karena libur Paskah.
Nilai Tukar Dolar AS
Kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir relatif stabil di tengah meningkatnya ketegangan konflik AS-Iran. Trump mengancam akan menyerang infrastruktur Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. Namun pasar masih melihat peluang gencatan senjata dari upaya negosiasi yang terus berlangsung. Pasar relatif sepi, sejumlah pasar di Asia dan Eropa masih tutup. Indeks dolar AS (DXY) bertahan di sekitar level 100.
Konflik yang mengganggu distribusi energi global memicu kekhawatiran inflasi serta risiko stagflasi. Pasar mengekspektasikan penurunan suku bunga oleh The Fed akan mundur hingga 2027. Euro dan poundsterling bergerak stabil. Yen Jepang melemah mendekati level psikologis 160 per dolar. Pasar meragukan efektivitas intervensi pemerintah di tengah kuatnya permintaan dolar sebagai  safe haven .
Kurs spot dolar

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1543

0.00

0.02%

7:18 PM

Yen (USD-JPY)

159.68

0.00

0.00%

7:18 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.3234

0.00

0.01%

7:18 PM

Rupiah (USD-IDR)

17,035

55.00

0.32%

3:59 AM

Yuan (USD-CNY)

6.8822

0.00

0.05%

04/03/2026

Sumber : Bloomberg.com, 6/4/2026 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea dini hari tadi dotutup menguat, di tengah volatilitas tinggi akibat ketegangan AS-Iran, meski negosiasi masih berlangsung. Pergerakan harga minyak saat ini sangat dipengaruhi situasi di Selat Hormuz. Iran menolak membuka selat itu dalam waktu dekat, namun masih memberikan akses bagi kapal negara-negara yang dianggap bersahabat.
OPEC + menyepakati peningkatan produksi sebesar 206.000 bph per hari untuk periode Mei, namun dinilai belum cukup meredakan keketatan pasokan. Pasokan minyak Rusia turut terganggu akibat serangan drone Ukraina terhadap terminal ekspor di Laut Baltik. Namun laporan media menyebutkan terminal Ust-Luga telah kembali beroperasi. Ekspor dari pelabuhan Tuapse di Laut Hitam diperkirakan meningkat menjadi 794.000 metrik ton pada April, naik sekitar 8,7 persen secara harian.
  • Harga Brent berjangka naik 0,68% ke USD109,77 per barel.
  • Harga WTI berjangka meningkat 0,78% ke USD112,40 per barel.

Harga emas di bursa berjangka AS dini hari tadi ditutup melemah. Investor berhati-hati menunggu perkembangan konflik AS-Iran. Ketidakpastian meningkat seiring sikap Iran yang menolak pembukaan Selat Hormuz tanpa adanya kesepakatan permanen untuk penghentian serangan AS dan Israel. Trump mengancam akan adanya konsekuensi besar jika negosiasi gagal sebelum tenggat waktu.
Pasar menyoroti dampak konflik terhadap harga minyak dan potensi lonjakan inflasi global. Lonjakan inflasi akan membatasi ruang pelonggaran kebijakan The Fed dan menekan daya tarik emas.Investor juga menantikan rilis data ekonomi AS. Harga logam mulia lainnya; perak spot turun 0,3% menjadi USD72,81 per ounce, platinum melorot 0,6% ke USD1.976,21, dan paladium merosot 1,1% ke USD1.487,22.
  • Harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi USD4.654,99 per ounce.
  • Harga emas berjangka AS naik tipis 0,1% di USD4.684,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)