Bursa Siang: Saham Chip Global Dihajar Lagi, IHSG dan Saham Asia Ambles
Wednesday, July 29, 2026       12:36 WIB
  • IHSG sesi I turun 0,60% ke level 6.093, properti terpangkas 2,62% dan kesehatan satu-satunya yang hijau tipis (+0,02%).
  • Bursa Asia kian tertekan (Kospi -12,39%, Nikkei -2,86%) karena aksi jual massal saham chip, mulai dari SK Hynix hingga TSMC .
  • Harga minyak melonjak 3,9% setelah AS dan Saudi serang Irak, serta serangan rudal Iran yang dicegat, mengancam pasokan energi.

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) jatuh ke zona merah pada akhir perdagangan sesi I hari Rabu (29/7). IHSG berkurang 0,60% (36 poin) ke level 6.093.
Volume perdagangan yang tercatat mencapai 268,8 juta lot saham. Dengan volume perdagangan tersebut, nilai transaksi yang dibukukan Rp16,85 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor properti turun paling dalam sebesar 2,62%. Sektor ini tertekan saham dan .
Sedangkan sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang menguat meski tipis sebesar 0,02%. Saham-saham sektor kesehatan yang melaju di antaranya , dan .
Bursa Asia
Tekanan terhadap pasar saham Asia berlanjut pada perdagangan hari Rabu (29/7) seiring pelaku pasar melanjutkan aksi jual saham-saham teknologi.
Di bursa saham Korea Selatan, SK Hynix merosot lebih dari 10% setelah raksasa chip tersebut gagal memenuhi perkiraan analis meskipun membukukan laba dan pendapatan kuartalan tertinggi. Samsung Electronics kehilangan lebih dari 4%. Sementara LG Innotek turun 9% dan Seoul Semiconductor turun lebih dari 6%.
Saham-saham perusahaan chip Jepang juga mengalami penurunan. Produsen memori komputer Jepang, Kioxia turun 10%. Tokyo Electron turun 8,5%. Sementara SoftBank Group, yang merupakan investor utama di bidang AI melalui kepemilikan sahamnya di Arm, kehilangan lebih dari 7%.
Indeks ChiNext 300 yang didominasi saham teknologi di Tiongkok daratan kehilangan 1,83%. Sementara Indeks Hang Seng China Semiconductor Chips turun lebih dari 5%.
Saham TSMC Taiwan, produsen chip kontrak terbesar di dunia, turun 1,32%. Penurunan di Asia terjadi setelah sesi yang lemah saham semikonduktor AS semalam.
Pelemahan terbaru pada saham-saham chip Asia mencerminkan "proses pengurangan utang yang sedang berlangsung di Korea dan sentimen yang lebih lemah terhadap saham-saham teknologi global," kata Kieron Poon, direktur investasi ekuitas Asia di Aberdeen Investments.
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) -2,86%
Indeks Topix (Jepang) -0,68%
Shanghai Composite (China) -0,53%
Shenzhen Component (China) -0,43%
CSI 300 (China) -0,24%
Hang Seng (Hong Kong) +1,37%
Indeks Kospi (Korsel) -12,39%
Taiex (Taiwan) -4,71%
S&P/ASX200 (Australia) +0,99%
Asia Currencies
Yen up 0,31% menjadi 163,34 per USD
SGD naik 0,02% menjadi 1,2916 per USD
AUD drop 0.39% ke posisi 0.6948 per USD
Rupiah melemah 0,04% menjadi 18.090 per USD
Rupee naik 0,14 ke 95,7287 per USD
Yuan melemah 0,02% ke 6,7713 per USD
Ringgit drop 0,05% ke 4,0887 per USD
Baht melorot 0,27% ke 33,4640 per USD
Oil
Harga minyak naik lebih dari $3 per barel pada hari Rabu (29/7) setelah serangan gabungan di Irak oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi. Juga faktor pencegahan rudal balistik Iran yang ditujukan ke pasukan AS di Timur Tengah. Sementara persediaan minyak mentah AS menyusut.
Harga minyak mentah Brent naik sebesar $3,30 atau 3,9% menjadi $87,39 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik $3,05, atau 3,8%, menjadi $82,31 per barel.
"Kekuatan yang pulih kembali ini muncul setelah AS mengatakan telah mencegat serangan mendadak terhadap pasukan AS," kata analis ING dalam sebuah catatan.
"Arab Saudi mencegat drone dari kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak, yang menargetkan infrastruktur energi Saudi," kata mereka, menambahkan bahwa pasukan AS dan Saudi melancarkan serangan terhadap lokasi-lokasi senjata di seluruh Irak timur.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin